murianetwork.com – Salah satu emiten batu bara, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), sudah lama tidak membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya.
Bahkan, terakhir kali emiten BUMI membagikan dividen kepada pemegang sahamnya adalah pada tahun 2012 silam, yakni sebesar Rp14,31 per saham.
Adapun alasan kenapa perusahaan ini tidak membagikan laba selama lebih dari 10 tahun adalah karena badan usaha ini belum memenuhi persyaratan.
Perusahaan yang bergerak di bidang batubara ini tidak memenuhi persyaratan karena mencatatkan defisit.
Menurut laporan keuangan milik perusahaan ini yang dibagikan secara publik oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), badan usaha ini mengalami penurunan dalam hal pendapatan dan keuntungan pada September 2023 dibandingkan dengan September 2022.
Pada September 2022, PT Bumi Resources Tbk mencatatkan pendapatan sebesar USD1,17 miliar atau setara dengan Rp18,21 triliun. (kurs USD1 = Rp15.500)
Artikel Terkait
OJK Pacu Digitalisasi BPR dengan Aturan Baru, Perlindungan Nasabah Jadi Prioritas
IHSG Gagal Pertahankan 9.000, Saham Tambang Jadi Penghambat
Soechi Lines Bentuk Lima Anak Usaha, Bidik Pasar Maritim Global
Menteri Keuangan: IHSG Tembus 9.000 Sinyal Kuat Kepercayaan Investor