Kemenperin Desak Kepastian Insentif Kendaraan Listrik

- Rabu, 01 Juli 2026 | 04:06 WIB
Kemenperin Desak Kepastian Insentif Kendaraan Listrik

Kementerian Perindustrian mendesak pemerintah segera memberikan kepastian terkait insentif pembelian kendaraan listrik. Ketidakjelasan pelaksanaan insentif dinilai mulai menekan industri otomotif karena konsumen menunda keputusan membeli.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif mengatakan, tanpa kepastian, konsumen akan terus menunggu sehingga berdampak pada tekanan di sektor industri. "Kami meminta agar industri dan konsumen produk otomotif segera diberi kepastian. Kalau belum ada kepastian, itu akan menjadi tekanan pada industri, karena konsumennya masih akan menunggu melakukan pembelian produk otomotif menunggu insentif itu," ujarnya di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Kemenperin meminta kementerian dan lembaga terkait segera menetapkan kebijakan insentif kendaraan listrik agar tidak semakin membebani sektor otomotif. "Jadi kami mohon agar segera pengambil kebijakan di bapak-ibu di kementerian/lembaga lain agar segera memberikan kepastian terkait dengan insentif tersebut. Insentif otomotif tersebut," jelas Febri.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menunda pelaksanaan insentif kendaraan listrik menjadi Juli 2026, dari rencana awal Juni 2026. Keputusan itu diambil karena masih ada perhitungan yang belum rampung dan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto. "Insentif EV masih ditunda satu bulan lagi, (Juli)," kata Purbaya di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Selasa (26/5).

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags