Erling Haaland kembali menjadi pahlawan Norwegia. Golnya di menit akhir memastikan kemenangan 2-1 atas Pantai Gading pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, sekaligus mengantarkan tim Skandinavia itu ke babak 16 besar. Kini, Brasil sudah menanti.
Haaland nyaris tak terlihat pada awal laga. Selama 15 menit pertama, ia bahkan belum menyentuh bola. Hingga menit ke-85, kontribusi terbesarnya justru datang lewat sapuan sundulan di area pertahanan sendiri. Situasi berubah saat gol penyeimbang Amad Diallo membuat laga terancam berlanjut ke perpanjangan waktu. Pada momen krusial tersebut, Haaland muncul dan mencetak gol kelimanya di turnamen ini sebuah penyelesaian yang kembali menegaskan naluri predatornya di kotak penalti.
Proses gol penentu berawal dari kerja rapi para pemain pengganti. Aliran bola dari Oscar Bobb diteruskan ke Patrick Berg. Umpan gelandang Bodo/Glimt itu memotong tiga pemain Pantai Gading dan mengarah tepat ke Haaland di depan gawang. Bola sempat mengenai kaki kirinya, tetapi ia bergerak cepat untuk memastikan sentuhan itu cukup menaklukkan Yahia Fofana. Bola akhirnya melewati garis gawang, dan Norwegia pun mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Gol Nusa dan Tekanan Pantai Gading
Secara keseluruhan, Norwegia layak menang. Tim asuhan Stale Solbakken lebih dulu unggul lewat gol Antonio Nusa pada babak pertama. Solbakken hanya mempertahankan Patrick Berg dari laga sebelumnya melawan Prancis, memilih merotasi pemain karena tiket fase gugur sudah di tangan. Meski begitu, Norwegia tampil biasa saja di sebagian besar babak pertama. Hingga gol Nusa tercipta, permainan Haaland dan kawan-kawan belum memberi ancaman berarti di sepertiga akhir. Martin Odegaard dan lini tengah kerap terlambat mengalirkan bola dan membuka celah serangan balik.
Pantai Gading justru sempat memberi tekanan. Nicolas Pepe terlihat aktif, mengirim satu umpan berbahaya dan hampir memanfaatkan bola dari Yan Diomande. Ghislain Konan juga sempat melepaskan tembakan ke sisi jaring gawang. Gol pembuka Norwegia akhirnya lahir saat Odegaard memberi umpan ke Nusa. Lini belakang Pantai Gading memberi ruang, dan Nusa menuntaskan peluang lewat tembakan indah ke sudut atas gawang. Norwegia bahkan nyaris unggul lebih besar sebelum jeda, namun beberapa peluang gagal berbuah gol.
Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Masuknya Amad Diallo dan Elye Wahi memberi dampak langsung. Amad mencetak gol penyama kedudukan lewat kerja sama cepat dengan Pepe, membuat laga kembali terbuka dan menegangkan. Di tengah tekanan tersebut, Haaland kembali menunjukkan peran penting. Selain gol penentu, ia beberapa kali membantu pertahanan. Kiper Orjan Nyland juga berperan besar lewat penyelamatan krusial di menit akhir.
Gol kemenangan ini mengantar Haaland mencetak rekor sebagai pemain tercepat yang mencapai 60 gol internasional, hanya dalam 53 pertandingan. Norwegia pun bersiap menghadapi tantangan besar berikutnya: duel babak 16 besar melawan Brasil, yang akan mempertemukan Haaland dengan rival lamanya, Gabriel Magalhaes.
Artikel Terkait
Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1, Haaland Jadi Pahlawan di Menit Akhir
Jelang Lawan Ekuador, Meksiko Andalkan Carlos Acevedo untuk Adu Penalti
William Saliba Siap Tampil Lawan Swedia meski Jalani Tes Kebugaran Terakhir
Ronald Koeman Mundur Usai Belanda Tersingkir Dramatis dari Piala Dunia 2026