30 Persen Peserta Program Magang Nasional Langsung Terserap Dunia Kerja

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:12 WIB
30 Persen Peserta Program Magang Nasional Langsung Terserap Dunia Kerja

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen peserta Program Magang Nasional telah mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan program tersebut. Capaian ini dinilai menunjukkan bahwa program magang mulai efektif menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan pencari kerja.

“Tahun lalu sekitar 30 persen (diterima bekerja),” kata Yassierli saat ditemui di Majalengka, Jawa Barat, Jumat (26/6).

Sektor keuangan menjadi penyerap terbesar lulusan program magang yang memperoleh tawaran kerja. Disusul sektor perdagangan besar, industri pengolahan, kesehatan, teknologi informasi dan komunikasi, jasa administrasi, serta akomodasi.

Program Magang Nasional 2025 (MagangHub) berhasil menjaring 102,6 ribu peserta dari total 370,5 ribu pendaftar. Mereka ditempatkan di 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di berbagai daerah. Selama program, peserta mendapat uang saku setara upah minimum, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor, serta kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Survei terhadap 65.245 peserta menunjukkan 84,26 persen menyatakan puas atau sangat puas dengan pelaksanaan program. Sebanyak 67,13 persen responden menilai program tersebut membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi peserta dan keluarganya. Dari sisi perusahaan, survei terhadap 7.217 perusahaan dan instansi penyelenggara mencatat 84,13 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap kontribusi peserta magang.

Yassierli menambahkan, program ini juga meningkatkan kompetensi peserta. Berdasarkan penilaian 22.297 mentor, sekitar 65,55 persen peserta mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, adaptabilitas, dan keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan.

“Rata-rata skor kompetensi peserta meningkat dari 3,77 menjadi 4,19 berdasarkan penilaian peserta, serta dari 3,33 menjadi 3,66 berdasarkan penilaian mentor,” ujarnya.

Pemerintah berencana melanjutkan Program Magang Nasional pada semester II 2026 sebagai bagian dari stimulus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 6,26 triliun, terdiri atas Rp 4,14 triliun untuk program magang bagi 150 ribu peserta dan Rp 2,12 triliun untuk pelatihan vokasi.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags