Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Program Magang Nasional tahap pertama tahun 2026. Sebanyak 50 ribu peserta diterima pada gelombang perdana yang dimulai hari ini, Selasa (11/8). Secara keseluruhan, program ini menargetkan 150 ribu peserta hingga akhir tahun.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengatakan bahwa pelaksanaan program tahun ini dibagi ke dalam beberapa gelombang. Gelombang pertama ditandai dengan acara pembukaan yang dihadiri 500 orang secara luring di Jakarta.
“Gelombang pertama kita mulai pembukaannya pada pagi hari ini untuk 50 ribu orang pertama, dan tadi sudah ada kegiatan interaksi langsung dengan mereka. Kami mengundang seluruh perwakilan, serta ada 500 orang yang hadir secara luring di sini,” ungkap Yassierli dalam konferensi pers.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan, total kuota 150 ribu peserta akan dibuka secara bertahap. Setiap bulan, sebanyak 50 ribu lowongan akan dibuka hingga Oktober 2026. Ia juga mengungkapkan bahwa program serupa pada 2025 lalu berhasil menyerap sekitar 100 ribu peserta lulusan baru, dan 30–40 persen di antaranya langsung mendapatkan pekerjaan.
“Hari ini dibuka kembali atas arahan Bapak Presiden program pemagangan nasional kedua tahun 2026 dengan kuota 150 ribu peserta. Yang hari ini dibuka adalah 50 ribu peserta pertama, nanti 50 ribu kedua dan ketiga akan dibuka oleh Kemnaker pada bulan-bulan berikutnya,” tutur Teddy.
Antusiasme Tinggi dari Pelamar
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa program ini menjadi salah satu pilar utama dalam paket kebijakan stimulus ekonomi 2026. Pada tahap awal, pendaftaran penyelenggara dan pembukaan lowongan pemagangan mencatat partisipasi 3.672 penyelenggara, terdiri atas 1.830 perusahaan swasta dan 1.842 unit kerja di kementerian/lembaga.
Dari ribuan penyelenggara tersebut, tersedia 28.455 posisi dengan total kuota 54.304 peserta. Rinciannya, 31.251 posisi di sektor perusahaan dan 23.053 posisi di instansi pemerintah.
Setelah lowongan dibuka, animo lulusan perguruan tinggi sangat tinggi. Sebanyak 732.483 orang mendaftar pada gelombang pertama ini. Dari jumlah tersebut, 244.982 orang dinyatakan memenuhi syarat (eligible) setelah pemeriksaan administrasi. Selanjutnya, 226.719 orang mengajukan lamaran ke berbagai posisi, dengan total 547.000 lamaran masuk rata-rata 1,93 lamaran per pelamar.
“Dari jumlah pendaftar tersebut, telah dilakukan pemeriksaan administrasi dan persyaratan. Sebanyak 244.982 orang dinyatakan memenuhi syarat atau eligible untuk mengikuti proses lanjutan. Sebanyak 226.719 orang di antaranya kemudian mengajukan lamaran ke berbagai posisi yang tersedia,” jelas Darmawansyah.
Setelah melalui proses rekrutmen, 48.088 orang diterima oleh penyelenggara. Namun, setelah verifikasi akhir dan sidang pleno, Kemnaker menetapkan 46.160 orang sebagai peserta resmi Magang Nasional Angkatan Kedua Gelombang Pertama Tahun 2026.
“Kementerian Ketenagakerjaan melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos sebagai peserta. Sementara itu, sebanyak 242 orang tidak dapat ditetapkan pada tahap akhir verifikasi karena tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan,” pungkas Darmawansyah.
Artikel Terkait
Pekerja Informal Sektor Persampahan Diskon Iuran JKK dan JKM 50 Persen
Jabar dan Banten Catatkan PHK Tertinggi Sepanjang Semester I 2026
Kemnaker Siapkan Pelatihan Ulang bagi 50.000 Pekerja Terdampak PHK
Menaker Pastikan Satgas PHK Masih Aktif Pantau Perusahaan yang Lakukan Pemutusan Hubungan Kerja