Kemnaker dan BSI Perluas Kerja Sama Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:50 WIB
Kemnaker dan BSI Perluas Kerja Sama Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) siap memperluas kerja sama guna memperkuat ekosistem ketenagakerjaan, terutama dalam layanan pasar kerja, peningkatan kompetensi, pemagangan, dan pemberdayaan tenaga kerja mandiri. Langkah ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi pekerja, pencari kerja, dan pengembangan sumber daya manusia.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengungkapkan bahwa BSI berpotensi menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekosistem ketenagakerjaan. Menurutnya, kerja sama yang dibangun tidak hanya terbatas pada layanan perbankan, tetapi juga dapat mendukung berbagai program ketenagakerjaan.

"Kami melihat BSI memiliki potensi untuk menjadi strategic partner dalam pembangunan ekosistem ketenagakerjaan. Kerja sama ini dapat terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi pekerja, pencari kerja, maupun pengembangan sumber daya manusia," kata Cris dalam silaturahmi dengan jajaran BSI di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Sebelumnya, Kemnaker dan BSI telah menandatangani Kesepahaman Bersama tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Layanan Jasa dan Produk Perbankan Syariah serta Kerja Sama dalam Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja pada 20 Maret 2025. Kesepahaman yang berlaku selama tiga tahun itu mencakup peningkatan kapasitas dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan layanan dan produk perbankan syariah.

Kerja sama kemudian diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama antara Pusat Pasar Kerja Kemnaker dan BSI tentang Penguatan Layanan Pasar Kerja pada 20 April 2026. Ruang lingkupnya meliputi penyediaan informasi pasar kerja, pemanfaatan platform Karirhub untuk penyebaran lowongan kerja, serta pelaksanaan seminar, walk in interview, dan publikasi bersama.

Cris menuturkan, implementasi kerja sama tersebut telah berjalan, antara lain melalui pelaksanaan walk in interview di Pusat Pasar Kerja dan partisipasi BSI dalam program Magang Nasional. "Ke depan, kami ingin kerja sama yang sudah berjalan ini dapat diperluas melalui program-program yang lebih konkret dan sesuai dengan kebutuhan ketenagakerjaan," ujarnya.

Perluasan kerja sama dapat diarahkan pada peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan vokasi dan pengembangan soft skill, termasuk kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri seperti digital banking, customer service, pemasaran digital, dan industri halal. Di bidang pasar kerja, kolaborasi dapat diperkuat melalui job matching, career day/job fair, talent pool, dan kegiatan penempatan tenaga kerja.

Sementara di bidang pemberdayaan, Kemnaker dan BSI dapat mengembangkan kolaborasi untuk mendukung Tenaga Kerja Mandiri serta pemanfaatan UMKM Center BSI. Kolaborasi juga dapat dikembangkan bersama Politeknik Ketenagakerjaan melalui pemagangan mahasiswa, campus hiring, serta berbagi pengetahuan dan keahlian melalui seminar, webinar, dan kuliah tamu.

"Yang ingin kami bangun adalah kolaborasi yang memberikan manfaat nyata. Karena itu, setiap peluang kerja sama perlu diterjemahkan ke dalam program yang jelas, memiliki sasaran, dan dapat diukur implementasinya," kata Cris.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags