METRO SULTENG-Kegiatan perdagangan domestik maupun luar negeri perlu difasilitasi pihak perbankan untuk mendukung perekonomian Indonesia. Dukungan fasilitas layanan perbankan yang merupakan bentuk nyata perbankan dalam mendukung inklusi keuangan di Indonesia serta memberikan kenyamanan dan keamanan transaksi bagi para nasabahnya. Salah satunya adalah kolaborasi yang dilakukan antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dengan PT Freeport Indonesia yang melakukan penandatanganan perjanjian trade facility secara bilateral di Jakarta (8/12).
Kesepakatan tersebut memperkuat kerjasama yang telah terjalin antara kedua belah pihak dan mencerminkan komitmen mereka dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh Direktur Utama BRI Sunarso dan Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas.
Baca Juga: Jelang Libur Nataru, BRI Pastikan Kehandalan Digital Banking dan Layanan Terbatas di Kantor BRI
Perjanjian tersebut dilakukan untuk meningkatkan kolaborasi strategis diantara kedua perseroan. Terutama dalam bidang keuangan, pengembangan infrastruktur serta proyek-proyek yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Sunarso mengatakan, kerja sama ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan proyek-proyek berkelanjutan. "Kami sangat bangga bisa menjalin kemitraan yang erat dengan PT Freeport Indonesia dalam penyediaan trade facility ini. Ini adalah langkah yang strategis untuk mendukung pertumbuhan sektor industri, terutama di sektor pertambangan, yang menjadi salah satu pilar utama ekonomi Indonesia," ujar Sunarso.
Artikel Terkait
Harga Minyak Diprediksi Tertekan hingga 2026, Baru Pulih Setelahnya
Pasar Tenaga Kerja AS Mandek, Tapi Tingkat Pengangguran Justru Menyusut
Beras untuk Rakyat 2026 Dijamin Aman, Stok Bulog Capai 3,2 Juta Ton
Iran di Ambang Perubahan: Krisis Ekonomi dan Gejolak Sosial Menggerus Fondasi Republik Islam