Proses akuisisi PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) oleh Dragonmine Mining (Hong Kong) Limited dipastikan bakal rampung pada semester pertama tahun 2026. Tepatnya, di kuartal II. Ini bukan proses yang sebentar, tapi perjalanan panjang yang akhirnya menemui titik terang.
Nah, dalam kesepakatan ini, Dragonmine bakal mengambil alih porsi saham yang sangat signifikan. Jumlahnya mencapai 334,4 juta lembar saham. Kalau dirunut, angka itu setara dengan 80 persen dari total saham BLUE yang beredar. Cukup untuk memberi kendali penuh.
Menurut manajemen BLUE, angka tersebut bukan muncul begitu saja. Mereka bilang, ini hasil negosiasi alot antara para pihak. Semua tentu saja tetap mengacu pada aturan main yang berlaku, soal itu tidak ada kompromi.
Rencananya sudah ditandatangani hitam di atas putih.
“Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat sudah kami selesaikan pada 18 Februari 2026,” jelas pihak perusahaan, merujuk pada dokumen yang diteken bersama para pemegang saham lama.
Daftarnya termasuk Herman Tansri, Siek Agung Guntoro, MURIANETWORK.COM Tasrif, Rudy Tasrif, dan PT Cetak Biru Kapital.
Artikel Terkait
MNC Asset Management dan SF Sekuritas Gelar IG Live Bahas Investasi Syariah Jelang Ramadan
Astra Siap Bagikan Dividen Final Rp15,8 Triliun pada Pertengahan 2026
Harga Emas Pegadaian Naik Tipis, Galeri24 Tembus Rp3,06 Juta per Gram
GoTo Buka Suara Soal Investasi Google dan Posisi Nadiem Makarim