Analis Sarankan Strategi Hati-hati dan Pilih Sektor Logam di Tengah IHSG Lesu Awal Ramadan

- Jumat, 20 Februari 2026 | 11:20 WIB
Analis Sarankan Strategi Hati-hati dan Pilih Sektor Logam di Tengah IHSG Lesu Awal Ramadan

MURIANETWORK.COM - Ramadan tahun ini bertepatan dengan kondisi pasar saham yang fluktuatif, menciptakan tantangan sekaligus peluang tersendiri bagi investor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah di awal bulan suci, didorong oleh ketegangan geopolitik global. Dalam situasi ini, analis pasar modal memberikan sejumlah rekomendasi strategi investasi dan pilihan saham yang patut dicermati untuk menghadapi volatilitas yang kerap terjadi selama periode ini.

Pergerakan IHSG di Awal Ramadan

Data perdagangan menunjukkan IHSG memang mengalami tekanan di hari-hari pertama Ramadan. Pada Kamis, 19 Februari 2026, indeks ditutup melemah 0,43 persen ke level 8.274,08. Pergerakan lesu masih berlanjut keesokan paginya, Jumat (20/2), dengan IHSG terpantau turun tipis 0,12 persen. Fluktuasi ini terjadi di tengah nilai transaksi yang bervariasi, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar.

Analisis Dampak Geopolitik dan Sentimen Pasar

Pengamat pasar modal Michael Yeoh melihat pelemahan ini tidak terlepas dari sentimen global yang muram. Ia menyoroti eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu respons negatif dari pasar keuangan dunia.

“Terjadi tensi konflik yang semakin meningkat antara AS dengan Iran. Market global merespons negatif terhadap ini,” jelasnya pada Jumat, 20 Februari 2026.

Di sisi lain, analis dari Kiwoom Sekuritas memberikan perspektif yang lebih tenang. Mereka menilai perlambatan aktivitas perdagangan selama Ramadan adalah hal yang wajar secara historis. Dalam risetnya, Kiwoom mencatat bahwa pergerakan IHSG yang cenderung sideways dalam sebulan ke depan merupakan pola yang normal.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar