Hotel Mulia Jakarta menjadi saksi perubahan penting bagi PT Buana Artha Anugerah Tbk. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 11 Februari 2026, perusahaan publik yang berkode STAR itu resmi mengubah namanya menjadi PT Calculus Global Ventures Tbk. Keputusan ini tak lepas dari masuknya pengendali baru.
Pengendali baru itu adalah Calculus Investment Pte. Ltd., yang kini memegang kendali setelah mengakuisisi 32,19 persen saham STAR. Prosesnya belum sepenuhnya usai; Penawaran Tender Wajib (MTO) masih berlangsung pasca-akuisisi tersebut.
Rapat hari itu sendiri cukup padat agenda. Selain ganti nama, ada juga pembahasan perubahan anggaran dasar dan tentu saja, pergantian susunan pengurus. Meski free float sahamnya terbilang tinggi, mencapai 67,81 persen, kuorum rapat terpenuhi dengan baik. Pemegang saham yang hadir mewakili 4,01 miliar saham, atau setara dengan 83,59 persen dari total saham yang beredar.
"Menyetujui perubahan nama perseroan menjadi PT Calculus Global Ventures Tbk atau nama lain yang disetujui oleh Menteri Hukum RI,"
Demikian pernyataan manajemen STAR dalam risalah rapat.
Artikel Terkait
DPR Dorong Elektrifikasi Transportasi dan Rumah Tangga untuk Tekan Ketergantungan Impor Energi
Pemerintah Turki Naikkan Tarif Listrik dan Gas Rata-Rata 25% Mulai 2026
Harga Emas Antam Stabil di Rp 2,857 Juta per Gram, PPN Dihapus
IHSG Anjlok Hampir 1%, Ditekan Saham Konglomerasi dan Bank Besar