Saham Anabatic Technologies (ATIC) Menguat di Tengah Rencana Rights Issue

- Rabu, 11 Februari 2026 | 15:15 WIB
Saham Anabatic Technologies (ATIC) Menguat di Tengah Rencana Rights Issue

MURIANETWORK.COM - Saham PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) mengalami penguatan signifikan pada perdagangan Rabu (11 Februari 2026), di tengah rencana emiten teknologi informasi tersebut untuk melakukan penambahan modal melalui skema rights issue. Aksi korporasi ini ditanggapi positif oleh pasar, tercermin dari kenaikan harga dan volume transaksi saham yang cukup tinggi.

Sentimen Positif dari Rights Issue

Penguatan saham ATIC terjadi bersamaan dengan pengumuman rencana penerbitan 600 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per lembar. Penerbitan yang mewakili 25,91 persen dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan ini akan ditawarkan terlebih dulu kepada para pemegang saham lama (rights issue).

Lonjakan harga saham pada hari itu mencapai 5,51 persen, mengantarkan harga penutupan ke level Rp670 per saham. Transaksi yang terjadi pun terbilang cair, dengan nilai mencapai Rp2,18 miliar dari lebih dari 3,16 juta saham yang berpindah tangan.

Akumulasi Penguatan dan Rencana Penggunaan Dana

Kenaikan pada Rabu itu sekaligus melanjutkan tren positif yang telah berlangsung sejak awal pekan, dengan akumulasi penguatan dalam beberapa hari terakhir mencapai 9,84 persen. Meski demikian, dalam rentang waktu satu bulan, pergerakan saham ATIC masih tercatat terkoreksi 4,29 persen.

Menilik dokumen yang beredar, perusahaan memiliki tujuan strategis dari penggalangan dana ini. Dana hasil rights issue, setelah dikurangi berbagai biaya terkait, akan dialokasikan terutama untuk melunasi obligasi perusahaan yang jatuh tempo pada pertengahan tahun 2026.

Adapun sisa dana dari pelunasan utang tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk memperkuat modal kerja atau membiayai aktivitas operasional perseroan. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk memperbaiki struktur keuangan sekaligus menjaga kelancaran bisnis ke depan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar