MURIANETWORK.COM - PT Oso Sekuritas Indonesia, perusahaan sekuritas dengan kode broker AD, secara resmi mengubah namanya menjadi PT Sukadana Prima Sekuritas. Perubahan identitas ini diumumkan langsung oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 10 Februari 2026, menandai babak baru bagi perusahaan yang telah berdiri sejak 1988 ini.
Pengumuman Resmi dari Bursa Efek Indonesia
Perubahan nama tersebut disampaikan oleh Direktur BEI, Irvan Susandy, melalui sebuah pengumuman resmi. Dalam pernyataannya, Irvan menegaskan bahwa seluruh izin operasional perusahaan tetap berlaku meski terjadi pergantian nama.
"Dengan adanya perubahan nama tersebut, maka kami informasikan bahwa SPAB dengan nomor SPAB-258/JATS/BEI.ANG/06-2024 dan seluruh surat persetujuan (izin) yang telah dikeluarkan BEI masih tetap berlaku," jelasnya.
Riwayat Perjalanan dan Perubahan Nama
Perusahaan ini memiliki sejarah panjang dengan beberapa kali perubahan identitas. Awalnya berdiri dengan nama PT Kapita Sekurindo pada 1988, perusahaan kemudian bertransformasi menjadi Oso Sekuritas pada 2011. Kini, setelah melalui berbagai dinamika, perusahaan memutuskan untuk mengadopsi nama Sukadana Prima Sekuritas.
Perjalanan bisnisnya sempat mengalami tantangan serius. Oso Sekuritas pernah dicabut status keanggotaan bursanya pada 2021 lalu, setelah melewati masa suspensi lebih dari 90 hari dan dinilai tidak memenuhi kewajiban perbaikan terkait Modal Kerja Bersih Disesuaikan.
Kembali Beroperasi dengan Izin Baru
Setelah melalui proses evaluasi, BEI akhirnya memberikan lampu hijau bagi perusahaan untuk kembali beroperasi. Izin baru tersebut dikeluarkan pada 22 Juli 2024 melalui Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) bernomor SPAB-258/JATS/BEI.ANG/06-2024.
Dalam pengumuman awalnya, Irvan Susandy menyatakan, "Dengan ini kami umumkan perubahan nama Anggota Bursa PT Oso Sekuritas Indonesia menjadi PT Sukadana Prima Sekuritas."
Layanan yang Ditawarkan
Sebagai anggota bursa yang telah dipulihkan haknya, Sukadana Prima Sekuritas (dahulu Oso Sekuritas) akan terus menyediakan beragam layanan di pasar modal. Portofolio layanannya mencakup jasa Penjamin Emisi Efek (Underwriter), termasuk layanan e-IPO, serta Perantara Pedagang Efek bagi para investor.
Artikel Terkait
Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Penguatan dengan Syarat Tembus Level 8.150
Harga Emas Dunia Koreksi, Tetap Bertahan di Atas USD 5.000
Dow Jones Tembus Rekor Tertinggi Baru, Sementara S&P 500 dan Nasdaq Turun
BEI Pindahkan Saham IBOS dan STAR ke Papan Pemantauan Khusus