Analis Proyeksikan IHSG Menguat Terbatas, Waspadai Potensi Koreksi

- Senin, 09 Februari 2026 | 09:00 WIB
Analis Proyeksikan IHSG Menguat Terbatas, Waspadai Potensi Koreksi

Untuk saham JPFA, strategi yang disarankan adalah "Buy on Weakness" dengan area akumulasi di harga Rp2.460-Rp2.500. Level cutloss ditetapkan di bawah Rp2.400, sementara target harga dekat berada di rentang Rp2.540-Rp2.600.

Saham HRTA masuk dalam kategori "Spec Buy". Area beli yang disarankan adalah Rp2.200-Rp2.260 dengan cutloss di bawah Rp2.180. Target harga dekatnya berada di level Rp2.300 hingga Rp2.360.

Mirip dengan JPFA, saham BUMI juga direkomendasikan dengan strategi "Buy on Weakness". Investor dapat mempertimbangkan akumulasi di area Rp216-Rp222. Cutloss diletakkan di bawah Rp210, sedangkan target kenaikan dekat diharapkan mencapai Rp232-Rp240.

Peluang pada ANTM, ARCI, dan AGII

Rekomendasi untuk saham ANTM adalah "Buy on Weakness" di area Rp3.620-Rp3.680. Level cutloss berada di bawah Rp3.600, dengan target harga mendekati Rp3.800-Rp3.850.

Saham ARCI memiliki strategi yang sedikit berbeda, yaitu "Buy if Break" di atas level Rp1.615. Jika berhasil menembus level tersebut, target dekatnya adalah Rp1.640-Rp1.665. Cutloss dianjurkan di bawah Rp1.585.

Terakhir, saham AGII termasuk dalam kategori "Spec Buy". Area beli yang dapat dipertimbangkan adalah Rp2.120-Rp2.170. Untuk membatasi kerugian, cutloss dapat diletakkan di bawah Rp2.050, dengan target harga dekat di kisaran Rp2.210 hingga Rp2.300.

Seluruh rekomendasi ini mencerminkan analisis teknis yang mendalam, meski investor selalu diimbau untuk melakukan kajian mandiri dan memperhatikan kondisi pasar yang dinamis sebelum mengambil keputusan investasi.

Editor: Handoko Prasetyo


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar