IHSG Terkapar Usai Tamparan MSCI, Investor Asing Kabur Rp6,17 Triliun

- Kamis, 29 Januari 2026 | 10:40 WIB
IHSG Terkapar Usai Tamparan MSCI, Investor Asing Kabur Rp6,17 Triliun

Di sisi lain, sentimen dari luar negeri cukup beragam. Pergerakan Wall Street terbatas setelah The Fed memutuskan menahan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75 persen, sesuai ekspektasi kebanyakan pelaku pasar. Tapi, ada hal lain yang lebih menarik perhatian: emas.

Logam mulia itu meroket dan mencatat rekor tertinggi baru, menyentuh USD 5.590 per troy ounce. Pemicunya adalah ketegangan geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul wacana serangan militer besar dari pemerintahan Donald Trump.

"Kondisi geopolitik global mendorong investor beralih ke aset safe haven, meskipun The Fed menahan suku bunga," tulis Ratih, menyoroti pergeseran aliran dana ini.

Lalu, saham apa yang patut dicermati di tengah kondisi seperti ini? Analis menyoroti beberapa potensi, meski dengan catatan kehati-hatian.

Pertama, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Rekomendasinya Buy. Dengan harga penutupan Rp 4.420, saham ini berpotensi reversal dari area support. Tren mayor masih uptrend dan indikator MACD menunjukkan sinyal akumulasi. Target harga ada di Rp 4.600 dengan stop loss Rp 4.200.

Berikutnya, PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA). Ditutup di harga Rp 645, saham ini berpotensi membentuk reversal jangka pendek. Indikator teknis juga mendukung. Target harga dipatok di Rp 670, dengan batas stop loss Rp 600.

Terakhir, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Rekomendasinya Buy on Pullback. Dari level penutupan Rp 7.000, formasi candlestick menunjukkan sinyal positif. Manfaatkan momen pullback untuk trading jangka pendek dengan target Rp 7.350. Stop loss bisa ditaruh di Rp 6.200.

Pasar memang sedang tidak mudah. Tapi di setiap gejolak, selalu ada peluang yang bisa dibaca dengan mata yang jeli dan mental yang kuat.


Halaman:

Komentar