LRT Jabodebek Catat Rekor, Angkut Hampir 79 Ribu Penumpang per Hari Sepanjang 2025

- Jumat, 23 Januari 2026 | 11:48 WIB
LRT Jabodebek Catat Rekor, Angkut Hampir 79 Ribu Penumpang per Hari Sepanjang 2025

Angkanya cukup mencengangkan. Sepanjang tahun 2025, LRT Jabodebek berhasil mengangkut lebih dari 28,8 juta penumpang. Bayangkan, itu berarti lonjakan tajam dari angka tahun sebelumnya yang 'hanya' sekitar 21 juta pengguna.

Secara persentase, pertumbuhannya mencapai 36,86 persen. Yang menarik, peningkatan ini terjadi hampir konsisten di tiap bulannya. Bisa dibilang, tren positif ini berlangsung stabil sepanjang tahun.

Radhitya Mardika, Manager of Public Relation LRT Jabodebek, melihat capaian ini sebagai bukti nyata peran LRT dalam ekosistem transportasi publik. Menurutnya, layanan ini kian jadi andalan warga.

“Layanan berbasis rel yang terjadwal dan terintegrasi menjadi pilihan mobilitas masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung efektivitas pergerakan di wilayah perkotaan,”

Ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (23/1) lalu.

Kalau dirata-rata per hari, angkanya pun naik signifikan. Dari sekitar 57 ribu penumpang per hari di 2024, melonjak jadi hampir 79 ribu penumpang setiap harinya di 2025. Puncaknya terjadi pada Oktober lalu, dengan volume penumpang menyentuh hampir 2,78 juta untuk bulan itu saja. Tren naik ini sudah terlihat sejak Januari dan bertahan hingga Desember.

Dengan 18 stasiun yang membentang dari Dukuh Atas hingga Harjamukti dan Jati Mulya, jaringan LRT ini memang dirancang untuk terhubung. Integrasinya mulus dengan moda lain: mulai dari KRL Commuter Line, Kereta Bandara, Whoosh, MRT Jakarta, hingga TransJakarta. Konektivitas ini jelas jadi salah satu daya tarik utamanya.

Di akhir pernyataannya, Radhitya menegaskan komitmen.

“Kepercayaan masyarakat menjadi fokus utama KAI dalam melayani pengguna LRT Jabodebek, dan terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, dan efisiensi perjalanan dalam mendukung mobilisasi masyarakat di kawasan Jabodebek,”

tutupnya. Tampaknya, kepercayaan itu sudah mulai terbangun, dan terlihat dari deretan angka tadi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar