Selasa, 20 Januari 2026, pasar saham Indonesia berpeluang melanjutkan tren hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih punya tenaga untuk bergerak naik, asalkan bisa bertahan di level psikologis 9.100.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memberikan analisisnya.
"IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini sepanjang kuat di atas 9.100," ujarnya.
Dia memetakan area support untuk indeks di kisaran 9.040 hingga 9.100. Sementara itu, pergerakan ke atas akan menemui hambatan atau resistance di rentang 9.170 sampai 9.200.
Prediksi ini muncul setelah IHSG mencatatkan kinerja positif di penutupan perdagangan sebelumnya. Indeks berhasil naik 0,64 persen ke posisi 9.133,87. Tapi, ada catatan menarik di balik kenaikan itu: aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing yang mencapai Rp543 miliar. Mereka terlihat melepas saham-saham blue chip dan emiten besar seperti BBCA, GOTO, TLKM, ARCI, dan INDY.
Nah, untuk para trader yang ingin mencari peluang hari ini, Fanny punya enam rekomendasi saham. Pilihannya meliputi RATU, BUMI, PGAS, CPRO, ADRO, dan OASA. Semuanya masuk kategori Spec Buy, yang artinya punya potensi kenaikan dengan risiko yang perlu diwaspadai.
Mari kita lihat satu per satu.
Untuk RATU, area beli disarankan di Rp8.500-Rp8.600. Kalau harganya jatuh di bawah Rp8.500, lebih baik cutloss. Target harga dekatnya ada di Rp8.750 sampai Rp8.975.
BUMI bisa dipertimbangkan di harga Rp402-Rp412. Batas amannya di Rp400, jadi jika tembus bawah itu, saatnya cutloss. Targetnya? Coba incar Rp420 hingga Rp450.
Saham PGAS menarik untuk dibeli di area Rp2.030-Rp2.040. Stop loss-nya ditaruh di bawah Rp2.000. Kenaikan menuju Rp2.070-Rp2.130 menjadi target yang realistis.
CPRO, saham dengan harga relatif miring ini, punya area beli Rp74-Rp77. Hati-hati jika jatuh di bawah Rp73. Target dekat untuk mengambil untung ada di rentang Rp81 sampai Rp84.
ADRO menawarkan area beli Rp2.150-Rp2.170. Batas cutloss ketat di Rp2.120. Bila naik, harga bisa menuju Rp2.200-Rp2.230.
Terakhir, OASA. Rekomendasi beli di Rp482-Rp486. Jika pelemahan terjadi dan harga menyentuh di bawah Rp474, segera lakukan cutloss. Target kenaikan untuk saham ini berada di level Rp500 hingga Rp510.
Begitulah proyeksi pasar di hari Selasa ini. Semua mata kini tertuju pada IHSG, apakah benar bisa mempertahankan momentum dan menembus resistance, atau justru terkoreksi.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp40.000 Jadi Rp2,88 Juta per Gram
IHSG Terperosok 0,92% di Awal Sesi, Mayoritas Sektor Tertekan
Modal Rp 1 M hingga Rp 6 M, Ini Rincian Investasi Buka SPBU Mitra Pertamina
Ketegangan AS-Iran Guncang Pasar, Indeks Saham AS Beragam di Awal Pekan