Presiden Prabowo Subianto meninggalkan Indonesia menuju Eropa pada Minggu (18/1). Kabar ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, lewat unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.
Menurut Teddy, rangkaian kunjungan ini cukup padat. Tujuan pertama adalah London. Di ibu kota Inggris itu, Prabowo dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Keir Starmer. Pertemuan bakal membahas beberapa kerja sama strategis, terutama yang terkait ekonomi dan kemaritiman.
“Di London, Inggris, Presiden Prabowo akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk membahas kesepakatan dalam beberapa kerja sama strategis, di antaranya dalam bidang ekonomi dan maritim,” ucapnya.
Tak berhenti di situ. Setelah bertemu PM Starmer, agenda berikutnya adalah audiensi dengan Raja Charles III. Pertemuan dengan sang raja konon akan menyoroti isu lingkungan.
“Selanjutnya, Presiden Prabowo akan mengadakan pertemuan dengan Raja Charles III, dengan salah satu agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, serta konservasi gajah, bersama dengan sejumlah tokoh filantropi dunia lainnya,” terang Teddy.
Dari Inggris, Presiden kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Swiss. Tepatnya ke kota Davos, yang menjadi tuan rumah tahunan World Economic Forum (WEF). Di forum bergengsi yang dihadiri puluhan pemimpin dunia dan ribuan peserta itu, Prabowo mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato kunci.
“Sementara itu, di Davos, Swiss, Kepala Negara akan menyampaikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) yang rencananya akan dihadiri 61 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1.000 peserta. Presiden Prabowo juga akan melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan terkemuka mancanegara,” tulis Teddy dalam unggahannya.
Nah, sebelum pesawatnya tinggal landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, ternyata ada pertemuan singkat yang terjadi. Teddy menyebutkan, Presiden sempat menemui Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan itu untuk membahas perkembangan informasi terkini, barulah setelahnya penerbangan ke London dimulai.
World Economic Forum sendiri sudah jadi agenda rutin sejak 1971. Forum ini selalu ramai, menghadirkan para pemimpin bisnis dan politik global untuk mendiskusikan tantangan dunia, dari kesehatan hingga lingkungan. Tahun ini, Presiden Prabowo akan menjadi salah satu suara penting di sana.
Artikel Terkait
MMIX Bidik Pendapatan Rp382 Miliar, Pacu Pertumbuhan 90% dengan Andalkan Popok Bayi
BEI Perketat Kriteria Indeks Unggulan, Saham dengan Kepemilikan Terpusat Bakal Tersingkir
IHSG Dibuka Anjlok 0,41%, Pergerakan Sektor Beragam
ESSA Hentikan Sementara Operasi Pabrik Amonia Banggai untuk Pemeliharaan 5 Minggu