Laporan akhir tahun APBN 2025 resmi dirilis. Angkanya? Defisit. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa realisasi anggaran negara hingga 31 Desember lalu berada di zona merah, dengan defisit yang tercatat mencapai Rp 695 triliun.
Dalam konferensi pers APBN KiTa yang digelar di Kantor Kemenkeu, Kamis (8/1), Purbaya memaparkan detailnya. Suasana ruang pers terasa cukup tegang saat angka-angka itu diumumkan.
"Hingga 31 Desember 2025 APBN defisit Rp 695 triliun atau 2,92 persen dari total PDB nasional,"
Begitu penjelasan sang menteri. Kalau dilihat dari rasio terhadap Produk Domestik Bruto, posisinya ada di 2,35 persen. Cukup dalam, memang.
Artikel Terkait
Pasar Modal Indonesia Pecahkan Rekor: Investor Tembus 20 Juta, Likuiditas Didominasi Ritel
OWK PACK Picu Saham Melonjak, Sentuh ARA Keenam Hari Berturut-turut
Astra Lanjutkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang Sumatra
OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Bertahan Hingga 2025