Lalu, bagaimana pelaku industri menyiasati harga bahan baku yang mahal? Rupanya ada beberapa trik. Reni menjelaskan, selain membeli bahan baku lebih awal untuk mengamankan harga, banyak pengrajin yang kini beralih membuat perhiasan dengan kadar emas lebih rendah.
"Ini disiasati dengan membuat perhiasan emas dengan kadar yang lebih rendah lagi, supaya konsumennya bisa beli emas dengan harga yang lebih murah,"
jelasnya. Strategi ini diharap bisa menjaga daya beli di pasar domestik.
Memang, guncangan di pasar komoditas global luar biasa. Harga emas spot sempat menembus level USD 4.530 per troy ounce, suatu rekor sejarah. Perak tak kalah panas, meroket hingga tembus USD 75 per troy ounce untuk pertama kalinya. Sepanjang tahun, emas telah naik sekitar 70%, sementara perak melesat lebih dari 150% kinerja terbaik dalam beberapa dekade terakhir.
Jadi, di balik angka-angka yang tinggi itu, industri perhiasan lokal ternyata cukup lincah beradaptasi. Mereka tak hanya mengandalkan momentum pasar global, tetapi juga berusaha tetap relevan bagi kantong konsumen.
Artikel Terkait
Harga Emas Naik 4% Pekan Lalu, Pasar Waspada Jelang Data Ekonomi AS
Harga Minyak Melonjak di Atas USD111, Pasar Waspada Ketegangan Teluk Persia
Analis Prediksi IHSG Berpeluang Balik Arah ke 7.450 Usai Koreksi
Analis Prediksi Harga Minyak Bisa Tembus US$116 per Barel Pekan Depan