Medco Energi Pindahkan Saham Anak Usaha Senilai Rp24,17 Miliar

- Selasa, 30 Desember 2025 | 15:00 WIB
Medco Energi Pindahkan Saham Anak Usaha Senilai Rp24,17 Miliar

Di penghujung tahun 2025, tepatnya tanggal 26 Desember, grup Medco Energi Internasional (MEDC) melakukan sebuah transaksi internal. Mereka mengalihkan kepemilikan saham di salah satu anak perusahaannya. Transaksi ini baru diungkap ke publik melalui keterbukaan informasi BEI pada Selasa, 30 Desember 2025.

Intinya, MEDC melepas seluruh sahamnya di PT Exspan Petrogas Intranusa (EPI). Pembelinya bukan dari luar, melainkan sesama anak usaha, yaitu PT Medco LNG Indonesia (MLI). Nilai transaksinya cukup besar, mencapai Rp24,17 miliar.

Manajemen MEDC dalam pernyataannya mengonfirmasi hal ini. "Perseroan telah menjual seluruh sahamnya tersebut kepada MLI dengan nilai sebesar Rp24.177.600.000," jelas mereka.

Lalu, siapa sebenarnya EPI ini? Perusahaan ini selama ini menjadi anak usaha MEDC dengan kepemilikan nyaris penuh, 99,99%. Fokus bisnisnya adalah kegiatan operasional dan pembiayaan di sektor energi. Jadi, ini bukan perusahaan baru dalam struktur grup Medco.

Menariknya, pembeli dalam transaksi ini, PT Medco LNG Indonesia (MLI), juga 100% dimiliki oleh MEDC. MLI sendiri bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas. Dengan kata lain, saham EPI hanya berpindah dari satu lengan bisnis MEDC ke lengan bisnis lainnya.

Karena melibatkan entitas dalam satu grup yang sama, transaksi ini secara hukum masuk dalam kategori transaksi afiliasi. Aturannya mengacu pada Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020.

Namun begitu, MEDC menegaskan bahwa perpindahan saham ini tidak akan membawa dampak signifikan. Pihak manajemen menyatakan transaksi ini tidak mempengaruhi operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan secara keseluruhan. Semuanya berjalan seperti biasa.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar