Analis Berbeda Pandang, IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan ke Level 8.725

- Selasa, 30 Desember 2025 | 07:06 WIB
Analis Berbeda Pandang, IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan ke Level 8.725

Pasar saham dalam negeri diprediksi melanjutkan penguatan di hari Selasa (30/12). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak dalam kisaran 8.670 hingga 8.725. Ini melanjutkan tren positif dari perdagangan Senin kemarin, di mana IHSG ditutup menguat cukup signifikan, naik 106,344 poin ke level 8.644,256.

Analis dari Phintraco Sekuritas melihat sinyal teknikal yang mendukung optimisme ini. Mereka mencatat, indikator Stochastic RSI membentuk pola Golden Cross di area oversold. Tidak hanya itu, slope negatif pada MACD juga tampak menyempit. "Hal ini juga didukung oleh kenaikan volume beli," tulis mereka.

Secara lebih spesifik, IHSG berhasil ditutup di atas level Moving Average 5 dan 20.

"Sehingga diperkirakan penguatan IHSG berpotensi berlanjut menguji level resistance di 8.670-8.725, selama IHSG bertahan di atas level 8.630,"

begitu penjelasan analis Phintraco dalam keterangan resminya.

Namun begitu, investor tentu tidak hanya berpatokan pada chart. Di awal tahun 2026 ini, sejumlah data ekonomi domestik akan jadi perhatian. Indeks S&P Global Manufacturing PMI Desember 2025 diproyeksi naik tipis ke 53,6. Sementara itu, inflasi bulanan Desember diperkirakan mencapai 0,2%.

"Sedangkan inflasi Desember diperkirakan menjadi 0.2 persen MoM dari 0.17 persen MoM di November 2025, sehingga inflasi YoY di Desember diperkirakan sebesar 2.5 persen dari 2.72 persen YoY di November 2025. Inflasi inti diperkirakan melandai menjadi 2.2 persen YoY dari 2.36 persen YoY,"

lanjut analis tersebut.

Sentimen dari luar negeri juga perlu dicermati. Dari Amerika Serikat, data harga rumah S&P/Case-Shiller untuk Oktober dan risalah pertemuan Fed (FOMC minutes) Desember akan dirilis. Dari China, pasar menunggu data NBS Manufacturing PMI dan RatingDog Manufacturing PMI untuk bulan Desember, yang diperkirakan menunjukkan sedikit perbaikan atau stagnasi.

Menyikapi prospek ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk hari ini: BBRI, PTRO, BREN, ADMR, dan AMMN.

Di sisi lain, tidak semua analis sepakat dengan pandangan optimistis itu. MNC Sekuritas justru memprediksi IHSG akan melemah hari ini, bergerak di kisaran 8.464-8.493. Analisis teknikal mereka menunjukkan IHSG sedang berada dalam fase koreksi.

"Kami memperkirakan, saat ini IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5 pada label hitam, sehingga IHSG masih rawan terkoreksi untuk menguji 8.464-8.493. Namun, worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (1) dan akan terkoreksi cukup dalam ke area 8.000-an,"

tulis analis MNC Sekuritas.

Rekomendasi saham dari sekuritas ini pun berbeda, mencakup BBCA, ESSA, HRUM, dan NICL.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar