Selama libur Natal dan Tahun Baru yang panjang, ternyata ada satu layanan kereta yang justru makin sibuk. Ya, Kereta Api Petani dan Pedagang yang dioperasikan KAI Commuter itu tetap jadi andalan warga, khususnya para pelaku ekonomi kecil, buat mobilitas sehari-hari. Padahal, kan, suasana liburan biasanya identik dengan kemacetan dan orang-orang yang pulang kampung. Tapi tidak untuk mereka yang bergantung pada kereta ini.
Menurut Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, angka penggunanya selama periode Nataru 18-26 Desember 2025 cukup stabil. "Selama masa Nataru ini rata-rata pengguna Kereta Petani dan Pedagang sebanyak 130 pengguna per harinya," ujarnya.
Karina menambahkan, angka tersebut tak jauh beda dengan hari biasa sebelum liburan. Artinya, kereta ini benar-benar masih menjadi tulang punggung transportasi bagi petani dan pedagang di rute Merak-Rangkasbitung.
Dia menyampaikan keterangan itu pada Minggu (28/12). Dari pantauannya, total pengguna khusus kereta tersebut mencapai 1.295 orang selama liburan panjang. Cukup signifikan, bukan?
Nah, kalau bicara titik keramaian, Stasiun Cikeusal di Kabupaten Serang lah juaranya. Lokasinya yang strategis, berdekatan dengan Pasar Cikeusal, membuat stasiun ini jadi pusat naik-turun penumpang. Aktivitas ekonomi di pasar tradisional itu rupanya tak pernah libur.
"Dari pantauan data volume pengguna khususnya untuk petani dan pedagang selama periode Nataru ini sebanyak 367 orang yang turun dan sebanyak 366 yang naik dari stasiun ini," jelas Karina lagi.
Kini, cuma ada satu rangkaian Kereta Petani dan Pedagang yang beroperasi, melakukan 14 perjalanan sehari mengikuti jadwal Commuter Line Merak. Meski cuma satu, perannya besar. Layanan ini sengaja tetap dijalankan untuk menjamin distribusi barang dan mobilitas para pelaku usaha tetap lancar. Terutama di sektor pertanian dan perdagangan tradisional yang jadi nadi ekonomi di wilayah tersebut.
Di sisi lain, secara keseluruhan, Commuter Line Merak sendiri mengalami peningkatan penumpang. Periode 18–26 Desember 2025 mencatat ada 129.448 pengguna, atau rata-rata lebih dari 14 ribu orang per hari. Angka itu naik sekitar 3 persen dibanding tahun sebelumnya yang 125.306 pengguna.
Bahkan sampai Sabtu (27/12) siang, tepatnya hingga pukul 14.00 WIB, arus penumpang masih terasa. Totalnya mencapai 15.148 orang.
Karina menegaskan, kehadiran layanan ini bukan sekadar angkutan biasa. "Hadirnya layanan Commuter Line Merak serta Kereta Petani dan Pedagang ini merupakan dukungan nyata dari KAI Group terhadap laju pergerakan perekonomian rakyat yang terus bergerak selama libur Natal ini," pungkasnya.
Jadi, di balik hiruk-pikuk liburan, roda perekonomian rakyat kecil ternyata terus berputar. Dan kereta ini adalah salah satu penggerak utamanya.
Artikel Terkait
Saham Indospring (INDS) Melonjak 21%, Riwayat Emiten Pegas Kendaraan Kembali Diingat
Nagita Slavina Masuk Sebagai Calon Pengendali Baru PT VISI, Saham Terkoreksi Tajam
Pemerintah Pangkas Kuota Produksi Batu Bara dan Nikel pada 2026
BEI Perketat Aturan Transparansi dan Kepemilikan Saham Respons Tekanan Pasar