Emiten otomotif IMJS, bagian dari Grup Salim, baru saja melakukan penyetoran modal yang cukup besar. Dana segar senilai Rp499 miliar itu mereka salurkan ke anak perusahaannya, PT CSM Corporatama, pada tanggal 24 Desember lalu.
Menurut keterangan resmi yang beredar Jumat (26/12), aksi korporasi ini bukanlah hal yang mendadak. Ini merupakan realisasi dari rencana penggunaan dana rights issue yang sudah diumumkan sebelumnya ke publik. Jadi, semuanya berjalan sesuai skema yang sudah direncanakan.
Transaksi ini masuk kategori transaksi afiliasi. Alasannya sederhana: kepemilikan IMJS di CSM nyaris penuh, mencapai 99,99 persen. Aturan mainnya pun mengacu pada POJK yang berlaku.
Lalu, buat apa dana ratusan miliar itu? Peruntukannya jelas, yaitu untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional CSM. Rinciannya sendiri sudah dijelaskan dalam dokumen informasi tambahan rights issue.
Soal rights issue-nya, IMJS menerbitkan saham baru lebih dari 2,1 miliar lembar. Harganya Rp230 per saham, sehingga total dana maksimal yang bisa dihimpun mencapai Rp504,83 miliar. Penyuntikan modal ke CSM ini menyerap sebagian besar dana tersebut.
Di sisi lain, pergerakan saham IMJS di pasar terlihat cukup bergejolak. Hingga Rabu (24/12), sahamnya terpangkas 7,41% ke level Rp250 per lembar. Dalam sepekan, pelemahannya bahkan mencapai lebih dari 30%. Meski begitu, dalam rentang satu bulan, saham ini masih tercatat tumbuh hampir 9%.
Nah, itulah perkembangan terbarunya. Aksi korporasi ini jelas menjadi perhatian untuk melihat strategi grup tersebut ke depannya.
Artikel Terkait
Nagita Slavina Berpotensi Jadi Pengendali Baru Emiten VISI
Rupiah Melemah ke Rp16.828 Didorong Tekanan Fiskal dan Data AS
Saham Indospring (INDS) Melonjak 21%, Riwayat Emiten Pegas Kendaraan Kembali Diingat
Nagita Slavina Masuk Sebagai Calon Pengendali Baru PT VISI, Saham Terkoreksi Tajam