Dalam sambutannya, Rini mengatakan bahwa rekrutmen ASN 2024 juga diarahkan untuk menunjang keberlanjutan reformasi birokrasi pemerintah.
Baca Juga: Harga Batu Bara Melemah, Saham UNTR Masih Aman?
Dengan banyaknya talenta digital yang bekerja di instansi pemerintah, diharapkan mampu menjawab beberapa tantangan ketenagakerjaan karena adanya revolusi industri 4.0 saat ini.
Rini menyampaikan instansi-instansi pemerintah akan didominasi oleh generasi muda.
Untuk itu, ada ada beberapa kemampuan (skill) yang harus dimiliki. Yang pertama adalah kemampuan untuk berpikir kreatif, termasuk mengonsep ide, mempunyai kemampuan desain dan visual, dan inovatif.
Baca Juga: Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Rupiah Berpotensi Melemah Terhadap Dolar AS
“Kita butuh anak-anak yang memang penuh ide, bagaimana kemampuan desain dan virtual, kemampuan berkomunikasi dan sebagainya,” tuturnya.
Kedua, kemampuan teknologi bagaimana memahami penggunaan perangkat lunak (software), bahasa pemograman hingga kemampuan menganalisa data.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Pemerintah Kejar Target Bersih-Bersih Lumpur Sebelum Ramadan Tiba
Rupiah Terperosok Lagi, Investor Asing Serbu Keluar dari SBN
TRIN Lepas Saham Treasury Rp57 Miliar di Tengah Tekanan Harga
OJK Bongkar Delapan Pelanggaran Serius Dana Syariah Indonesia, Lapor ke Bareskrim