Eastparc Hotel Bagikan Dividen Rp23 Miliar, Lebih Besar dari Laba

- Selasa, 23 Desember 2025 | 09:30 WIB
Eastparc Hotel Bagikan Dividen Rp23 Miliar, Lebih Besar dari Laba

PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) baru saja mengumumkan rencana bagi hasil yang cukup menarik bagi para pemegang sahamnya. Perusahaan ini akan membagikan dividen tunai interim untuk tahun buku 2025, dengan nilai total mencapai Rp23 miliar. Pengumuman resmi ini keluar setelah direksi dan dewan komisaris menyetujuinya pada 19 Desember lalu.

Melalui keterbukaan informasi yang dirilis Senin (23/12/2025), Direktur Eastparc Hotel, Muhammad Anis, menyampaikan detailnya.

"Dividen interim yang akan dibayar sebesar Rp23 miliar," ujar Anis.

Kalau dirinci per lembar saham, angka itu setara dengan Rp5,6. Jumlah saham yang beredar sendiri mencapai 4,13 miliar lembar. Yang menarik, besaran dividen ini ternyata lebih tinggi daripada laba bersih yang mereka catat hingga akhir September 2025, yang 'cuma' Rp20,98 miliar. Bahkan, hampir seluruh saldo laba perusahaan yang tidak dibatasi, sebesar Rp23,16 miliar, akan terkuras untuk memenuhi pembagian ini.

Di sisi lain, dari kacamata investor, imbal hasil atau yield-nya cukup manis. Dengan harga saham EAST bertengger di level Rp97 per lembar, dividen tersebut memberikan yield sekitar 5,8 persen. Angka yang tidak bisa dibilang kecil di kondisi pasar saat ini.

Nah, untuk teknis pembagiannya, perusahaan sudah menjadwalkan serangkaian tanggal penting. Perhatikan baik-baik agar tidak kehilangan hak.

Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi jatuh pada 6 Januari 2026. Kemudian, Ex Dividen-nya di pasar yang sama terjadi sehari setelahnya, tanggal 7 Januari 2026. Sementara untuk Pasar Tunai, Cum Dividen pada 8 Januari 2026 dan Ex Dividen pada 9 Januari 2026. Pembayaran dividen tunainya sendiri baru akan dilakukan pada 22 Januari 2026.

Gerakan Eastparc Hotel ini jelas menjadi sorotan. Membagikan dividen interim yang nilainya melebihi laba periode berjalan menunjukkan kepercayaan diri manajemen, meski sekaligus menguras hampir seluruh cadangan laba. Tinggal dilihat nanti bagaimana pasar merespons langkah ini ke depannya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar