Lahan yang diuruk untuk pembangunan smelter ini mencapai 100 hektare di wilayah Provinsi Jawa Timur.
Tepatnya, lokasi pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia ini di kawasan Manyar, Gresik, Jawa Timur.
Proyek yang sudah dinantikan oleh pemerintah untuk memuluskan hilirisasi tembaga di dalam negeri.
Smelter baru ini diproyeksikan untuk mengolah dan memurnikan konsentrat tembaga per tahun.
Sementara itu, Smelter Manyar ini diproyeksikan dapat menghasilkan 50 ton emas dan 210 ton perak per tahun.
Output yang dihasilkan mencapai 942.000 ton katoda tembaga per tahun.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Cadangan LPG Nasional Kembali Normal Setelah Sempat Kritis
ARNA Bagikan Dividen Rp330 Miliar, Yield Capai 8,4%
Cimory Bagikan Dividen Rp1,59 Triliun dari Laba Bersih Rp2,03 Triliun
IHSG Melonjak 2,07%, Sentimen Beli Dominasi Pasar Saham