BRI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah
JAKARTA – Dunia perbankan digital memang memudahkan. Tapi di balik kemudahan itu, ancaman penyalahgunaan data pribadi juga semakin nyata. Menyikapi hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) gencar melakukan edukasi kepada nasabahnya. Intinya, mereka ingin literasi keamanan digital nasabah makin kuat.
Perlindungan data adalah hal yang paling fundamental. Bayangkan saja, semua transaksi sekarang bergantung pada informasi pribadi kita. Karena itulah, BRI terus berupaya menjaga aspek ini, tidak hanya dengan memperkuat sistem keamanannya dari dalam, tetapi juga dengan mengedukasi para nasabah.
Nah, poin penting yang ditekankan adalah nasabah harus benar-benar protektif. Jangan pernah sekalipun membagikan informasi rahasia seperti PIN, kata sandi, atau yang paling sering diminta penipu, kode OTP. BRI secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah meminta data-data sensitif semacam itu melalui telepon, SMS, apalagi media sosial.
Corporate Secretary BRI, Dhany, menegaskan komitmen bank dalam hal ini. Baginya, keamanan digital bukanlah opsi, melainkan sebuah keharusan yang terintegrasi dengan layanan.
Artikel Terkait
Telepon Subuh Mentan Amran Gagalkan 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal
Utang Pinjol Tembus Rp94,85 Triliun, Tunggakan Ikut Merangkak Naik
Pinjol Tembus Rp 94,85 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Rentan Gagal Bayar
Trump Panggil Raksasa Minyak, Tawarkan Venezuela dengan Garansi 100 Miliar Dolar