BRI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah
JAKARTA – Dunia perbankan digital memang memudahkan. Tapi di balik kemudahan itu, ancaman penyalahgunaan data pribadi juga semakin nyata. Menyikapi hal ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) gencar melakukan edukasi kepada nasabahnya. Intinya, mereka ingin literasi keamanan digital nasabah makin kuat.
Perlindungan data adalah hal yang paling fundamental. Bayangkan saja, semua transaksi sekarang bergantung pada informasi pribadi kita. Karena itulah, BRI terus berupaya menjaga aspek ini, tidak hanya dengan memperkuat sistem keamanannya dari dalam, tetapi juga dengan mengedukasi para nasabah.
Nah, poin penting yang ditekankan adalah nasabah harus benar-benar protektif. Jangan pernah sekalipun membagikan informasi rahasia seperti PIN, kata sandi, atau yang paling sering diminta penipu, kode OTP. BRI secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah meminta data-data sensitif semacam itu melalui telepon, SMS, apalagi media sosial.
Corporate Secretary BRI, Dhany, menegaskan komitmen bank dalam hal ini. Baginya, keamanan digital bukanlah opsi, melainkan sebuah keharusan yang terintegrasi dengan layanan.
“Keamanan dan kenyamanan nasabah merupakan prioritas utama BRI. Kami mengajak seluruh nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap pesan atau tautan mencurigakan, serta tidak membagikan data transaksi yang bersifat rahasia seperti PIN atau OTP kepada pihak mana pun. Kami juga mengimbau agar nasabah menggunakan PIN dan kata sandi yang kuat, tidak menggunakan pola mudah ditebak seperti tanggal lahir atau urutan angka berulang, serta menggantinya secara berkala untuk menjaga keamanan data nasabah,”
Ujar Dhany pada Rabu (26/11/2025).
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan nasabah? Di sisi lain, BRI juga mendorong nasabah untuk memanfaatkan berbagai fitur keamanan yang sudah disediakan.
“BRI mendorong nasabah untuk memanfaatkan berbagai fitur keamanan yang tersedia, seperti autentikasi biometrik, verifikasi dua langkah (Two-Factor Authentication/2FA), pembaruan aplikasi secara berkala, dan notifikasi transaksi. Langkah-langkah tersebut menjadi bagian penting dari penguatan kontrol untuk menjaga keamanan transaksi digital di tengah meningkatnya risiko penyalahgunaan data,”
tambah Dhany lagi.
Terakhir, pastikan Anda selalu mengakses informasi melalui jalur resmi. Gunakan situs resmi BRI atau akun media sosial mereka yang sudah terverifikasi. Kalau ada masalah atau butuh bantuan, hubungi Contact BRI di 1500017. Bisa juga lewat WhatsApp dengan menghubungi asisten virtual SABRINA di nomor 0812 1214 017. Intinya, waspada itu perlu, tapi tidak perlu sampai paranoid. Yang penting tahu cara melindungi diri.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan Sistem Tol Tanpa Palang Masih Tahap Uji Fungsi Dasar
Pabrik Baru PT Mulia Boga Raya (KEJU) Ditargetkan Beroperasi Juli 2026
Laba Bersih DADA Melonjak Tiga Kali Lipat Meski Arus Kas Operasi Negatif
WMUU Bakal Rights Issue Rp600 Miliar, Harga Penawaran Lebih Tinggi dari Pasar