IHSG kembali menunjukkan taringnya. Pada perdagangan Senin kemarin, indeks berhasil mencatatkan rekor baru sepanjang masa. Pencapaian All Time High ini tentu saja menyuntikkan optimisme segar bagi pasar.
Menurut Ivan Rosanova, analis dari Binaartha Sekuritas, momentum ini berpeluang berlanjut di hari Selasa nanti. "Posisi IHSG kini sudah berada di atas resisten fibonacci 8.486, yang sebelumnya sempat menjadi penghalang," jelasnya.
Dia menambahkan, "Dengan kondisi seperti ini, peluang untuk melanjutkan tren naik menuju 8.595 menjadi sangat besar."
Di sisi lain, Ivan juga memetakan sejumlah level krusial. Untuk support, perhatikan area 8.429, 8.323, dan 8.255. Sementara resisten berikutnya ada di 8.595, 8.703, dan 8.770.
Soal rekomendasi saham, Ivan punya beberapa pilihan menarik. Untuk Kalbe Farma (KLBF), dia menyarankan hold atau beli saat lemah di kisaran Rp1.080-Rp1.110. Target terdekatnya ada di Rp1.295. Tapi hati-hati, jika harga tembus di bawah Rp1.165, potensi koreksi menuju Rp1.095 bisa terjadi.
Bukit Asam (PTBA) juga masuk dalam radar. Rekomendasinya hold atau buy on weakness di rentang Rp2.220-Rp2.280 dengan target Rp2.400. Support kunci ada di Rp2.270. "Skenario koreksi wave (b) masih berlaku selama PTBA tidak anjlok di bawah Rp2.210," tegas Ivan.
Merdeka Copper Gold (MDKA) tak ketinggalan. Aksi beli saat melemah bisa dipertimbangkan di area Rp1.900-Rp1.950 dengan target Rp2.380. Saham ini berpotensi melanjutkan koreksi menuju support Fibonacci Rp1.930.
Untuk MBMA, pilihannya adalah hold atau trading buy di range Rp505-Rp535. Target terdekatnya Rp625, sementara support kunci ada di Rp530.
"Rebound masih mungkin terjadi, asalkan level Rp500 bisa dipertahankan," imbuhnya memberi penekanan.
Terakhir, ISAT direkomendasikan untuk dihold dengan target Rp2.310. Saham telekomunikasi ini idealnya akan melanjutkan reli selama tidak jatuh di bawah support Rp1.975. Penembusan di atas resisten internal Rp2.200 bisa memicu skenario bullish tersebut berjalan mulus.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Picu Gejolak Modal, BI Catat Pemulihan di Kuartal II-2026
BI: Ketegangan Timur Tengah Persempit Ruang The Fed Turunkan Suku Bunga
Saham Bank Danamon Melonjak 25 Persen, Manajemen Buka Suara soal Rumor Akuisisi MUFG
IHSG Melemah Tipis, Saham COAL Melonjak 34 Persen Pimpin Top Gainers