Intan Baruprana (IBFN) Proyeksikan Bisnis Sewa Alat Berat Listrik Sebagai Masa Depan
PT Intan Baruprana Tbk (IBFN), emiten yang fokus pada perdagangan dan penyewaan alat pengangkutan komersial, mengidentifikasi bisnis penyewaan alat berat listrik atau electric vehicle (EV) sebagai sektor yang memiliki prospek pertumbuhan sangat cerah. Tren positif ini bahkan telah terlihat dalam perjalanan bisnis setahun terakhir.
Nilai Ekonomis dan Keunggulan Alat Berat Listrik
Menurut Petrus Halim, Direktur Utama IBFN, alat berat berbasis listrik menawarkan nilai ekonomis yang menarik dengan harga yang lebih kompetitif, terutama untuk produk yang berasal dari China. Ia menyoroti bahwa China saat ini memiliki ekosistem kendaraan listrik yang paling lengkap di dunia.
"Kami menangkap peluang ini karena mitra pabrik kami berasal dari China. Tren konversi ke alat berat EV yang bernilai ekonomis ini akan semakin intens di tahun-tahun mendatang," jelas Petrus dalam Paparan Publik di Jakarta.
Efisiensi Biaya Operasional yang Signifikan
Salah satu keunggulan utama yang diangkat adalah kemampuan alat berat listrik dalam mengurangi biaya konsumsi bahan bakar secara drastis. Dalam operasional di area tambang, penghematan ini bisa mencapai 40% dari total biaya produksi.
Artikel Terkait
PMJS Amankan Kontrak Rp10,83 Triliun untuk Suplai 20.600 Truk Ringan
Wall Street Tertekan Jelang Tenggat Trump ke Iran, Sektor Teknologi Anjlok
Pendapatan SSIA Anjlok 30%, Rugi Bersih Rp89,4 Miliar di 2025
Sari Roti Bagikan Dividen Rp450 Miliar, Yield Capai 10,6%