Pasar menanti hasil kuartalan dari retailer ternama seperti Walmart, Home Depot, dan Target. Laporan-laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang kesehatan konsumen AS. Namun, ketegangan tertinggi terpusat pada Nvidia, yang dijadikan barometer untuk perdagangan saham sektor kecerdasan buatan. Nvidia dijadwalkan merilis laporannya pada Rabu, dan sahamnya telah turun 1,9% lebih dulu, memberatkan indeks Nasdaq dan S&P 500.
2. Menunggu Data Makroekonomi
Laporan ketenagakerjaan AS untuk bulan September yang tertunda akibat government shutdown akhirnya akan dirilis pada Kamis. Data ini sangat krusial untuk mengukur arah kebijakan The Fed.
3. Tekanan pada Sektor Teknologi
Selain Nvidia, saham teknologi lain juga tertekan. Dell Technologies dan Hewlett Packard Enterprise (HPE) masing-masing anjlok 8,4% dan 7% setelah peringkat saham mereka diturunkan oleh Morgan Stanley.
Pergerakan Saham Lainnya
Di tengah tekanan pasar, terdapat sedikit cahaya. Saham Alphabet, induk perusahaan Google, justru menguat 3,1%. Penguatan ini dipicu pengungkapan Berkshire Hathaway yang melakukan akuisisi saham Alphabet senilai USD 4,3 miliar. Sebaliknya, Berkshire dilaporkan kembali mengurangi kepemilikan saham Apple, yang harganya turun 1,8%.
Sentimen Pasar Secara Keseluruhan
Sentimen pasar secara keseluruhan tercatat negatif. Di Bursa Efek New York (NYSE), jumlah saham yang turun jauh melampaui saham yang naik dengan rasio 4,03 banding 1. Sementara di Nasdaq, rasio penurunan terhadap kenaikan mencapai 3,06 banding 1, dengan 3.577 saham tercatat melemah.
Artikel Terkait
Nikel Melonjak, Tapi Izin Tambang Mandeg: Dilema Industri di Tengah Geliat Harga
SOFA Bentuk Konsorsium Internasional untuk Garap Proyek Waste-to-Energy
Mantan Bos Angkasa Pura II Resmi Pimpin Jasa Raharja
PACK Siapkan Rights Issue Rp3,25 Triliun untuk Restrukturisasi dan Ekspansi