Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong perusahaan-perusahaan dalam naungan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk segera melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman.
Iman menjelaskan bahwa kehadiran Danantara sebagai sebuah institusi investasi baru dinilai memiliki potensi besar untuk memberikan dampak positif yang signifikan bagi pasar modal Indonesia. Ia meyakini bahwa masuknya Danantara akan menjaga nilai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kehadiran Danantara serta potensi IPO dari perusahaan-perusahaan yang dikelolanya diharapkan dapat meningkatkan suplai aset-aset berkualitas di pasar modal," ujar Iman dalam acara Media Gathering Capital Market Workshop di Bali, Sabtu (15/11).
Iman lebih lanjut menyatakan bahwa peningkatan suplai aset ini diharapkan dapat mendorong investor institusi domestik untuk semakin aktif berinvestasi. Menurutnya, ini akan menjadi siklus yang positif bagi perkembangan pasar modal.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 77 Poin, Saham-Saham Ini Pacu Kenaikan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa: IHSG 10.000 Bukan Mustahil Tahun Ini
OJK Waspadai Gelombang Investor Ritel yang Bakal Kuasai Separuh Pasar Saham
Bulog Siap Salurkan 720 Ribu Ton Beras Bansos untuk 18 Juta Keluarga pada 2026