Kinerja Penjualan Mobil Astra Oktober 2025: Tumbuh 4% Secara Bulanan
Industri otomotif Indonesia kembali menunjukkan tren positif pada Oktober 2025. Data penjualan wholesale kendaraan roda empat nasional mencatat angka 74.020 unit, melanjutkan tren kenaikan yang telah berlangsung selama empat bulan berturut-turut sejak Juni.
PT Astra International Tbk (ASII), pemain utama di pasar otomotif tanah air, turut mencatatkan pemulihan kinerja. Pada bulan Oktober, penjualan seluruh merek mobil di bawah naungan Astra Group berhasil mencapai 34.888 unit. Angka ini merepresentasikan pertumbuhan bulanan sebesar 4 persen.
Faktor Pendukung dan Strategi Astra
Menurut pernyataan resmi perusahaan, tren positif ini didorong oleh stabilitas ekonomi yang terjaga dan peningkatan aktivitas pasar yang biasanya terjadi menjelang akhir tahun. Kondisi ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi perkembangan industri otomotif ke depannya.
Sebagai kunci mempertahankan posisi pasar, Astra konsisten menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen dan didukung oleh layanan purna jual yang unggul. Komitmen ini menjadi strategi utama untuk mendorong pertumbuhan pasar yang berkelanjutan.
Rincian Penjualan dan Market Share Astra
Berdasarkan rincian merek, penjualan Grup Astra pada Oktober 2025 masih ditopang oleh kekuatan Toyota dan Lexus yang menjual 20.613 unit. Posisi berikutnya diisi oleh Daihatsu dengan 11.743 unit, diikuti Isuzu sebesar 2.402 unit, dan UD Trucks sebanyak 90 unit.
Meski menunjukkan tren positif bulanan, performa penjualan secara tahunan masih mengalami penurunan. Akumulasi penjualan mobil Astra dari Januari hingga Oktober 2025 tercatat sebesar 332.386 unit. Angka ini turun 17 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang mencapai 401.398 unit.
Hingga akhir Oktober, pangsa pasar Astra untuk kendaraan roda empat secara keseluruhan berada di level 52 persen. Sementara untuk segmen mobil LCGC, dominasi Astra masih sangat kuat dengan market share mencapai 74 persen.
Tantangan Persaingan dari Merek China
Di balik tren positifnya, Astra menghadapi persaingan yang semakin ketat dengan kehadiran merek-merek baru, khususnya dari China. Beberapa pabrikan seperti BYD, Chery, dan Wuling menunjukkan kinerja penjualan yang impresif dan mulai menggerus pangsa pasar.
Data penjualan periode Januari-Oktober 2025 mencatat, BYD berhasil menjual 41.978 unit, melampaui penjualan salah satu merek di bawah Astra. Sementara itu, Chery mencatatkan 16.720 unit dan Wuling menjual 13.679 unit pada periode yang sama. Kehadiran merek-merek ini menjadi tantangan baru yang harus dihadapi oleh Astra dalam mempertahankan kepemimpinan pasarnya.
Artikel Terkait
Arus Mudik Imlek 2026 Mulai Padat, 178 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek
Gubernur DKI Larang Sahur on the Road dan Sweeping Rumah Makan Saat Ramadan
Megawati dan Keluarga Berangkat Umrah, Didampingi Sejumlah Petinggi PDIP
Ramaikan Imlek, Petak 9 Diburu Pembeli; Samarinda Digegerkan Pencurian Kabel Siang Bolong