DPR Ingatkan Pentingnya Stabilitas Ekonomi untuk Rencana Redenominasi Rupiah
Ketua Badan Anggaran DPR, Said Abdullah, menekankan pentingnya menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi, sosial, dan politik dalam rencana redenominasi rupiah yang akan mengubah Rp1.000 menjadi Rp1. Menurutnya, rencana penyederhanaan mata uang ini harus melalui proses pembahasan undang-undang bersama DPR terlebih dahulu.
Di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Said Abdullah menyatakan bahwa langkah pertama yang harus dipastikan adalah kestabilan berbagai aspek fundamental negara sebelum redenominasi dilaksanakan.
Kesiapan Teknis Pemerintah Jadi Faktor Penting
Legislator dari PDIP itu meminta pemerintah mengevaluasi kesiapan teknis pelaksanaan redenominasi. Said menegaskan jika persiapan teknis belum matang, sebaiknya pemerintah menunda rencana penyederhanaan nilai mata uang rupiah.
Kekhawatiran utama yang diungkapkan adalah potensi dampak inflatoir yang bisa terjadi akibat ketidaksiapan teknis. Said memperingatkan bahwa dampak inflasi tersebut bisa sangat signifikan jika tidak ditangani dengan baik.
Artikel Terkait
Laba Bersih Jamkrindo Syariah Melonjak 160% Jadi Rp141 Miliar pada 2025
DJP Catat Lebih dari 10,5 Juta SPT Tahunan Dilaporkan hingga Tenggat Maret 2026
Pemprov Sumsel Rencanakan Pengadaan Mobil Dinas Baru Senilai Rp5 Miliar di Tengah Wacana Efisiensi
Setjen DPR Padamkan Lampu Koridor dan Ruang Rapat untuk Efisiensi Anggaran