Gempa M 4.4 Guncang Tarakan, 300 Pasien RSUD Dievakuasi
Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.4 pada Sabtu, 8 November 2025. Kejadian ini menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Yusuf SK Tarakan.
Warga langsung berhamburan keluar bangunan saat gempa terjadi, diselingi teriakan takbir dan imbauan untuk tetap tenang. Kekhawatiran akan kemungkinan robohnya gedung menjadi alasan utama kepanikan massal tersebut.
Evakuasi Massal 300 Pasien RSUD Tarakan
Di RSUD Dr. Yusuf SK Tarakan, situasi darurat langsung direspons cepat oleh pihak rumah sakit. Sebanyak 300 pasien berhasil dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dalam waktu sekitar 20 menit. Proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan petugas medis dan perawat yang mendampingi pasien selama proses penyelamatan.
Kesiapsiagaan Hadapi Gempa Susulan
Meski evakuasi besar-besaran telah dilakukan, rumah sakit tetap menyiagakan beberapa pasien di ruang perawatan intensif. Petugas medis menyatakan kesiapan untuk menurunkan pasien tersebut jika terjadi gempa susulan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa akibat gempa Tarakan ini. Pihak berwenang dan rumah sakit terus memantau perkembangan situasi untuk mengantisipasi potensi gempa lanjutan di wilayah Kalimantan Utara.
Artikel Terkait
Dokumen FBI Ungkap Dana Epstein untuk Pendukung Militer dan Pemukiman Israel
Pemerintah Prioritaskan Pembangunan Tanggul Laut Raksasa untuk Atasi Rob dan Penurunan Tanah di Pantura
Jasa Marga Luncurkan Travoy, Aplikasi Asisten Pribadi Pengguna Tol dengan Data Real-Time
Direktur Dana Syariah Indonesia Janji Kembalikan 100 Persen Dana Lender di Hadapan Penyidik