OJK Hentikan 1.556 Pinjol Ilegal dan 285 Investasi Ilegal Hingga Oktober 2025
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) berhasil menghentikan operasi 1.556 pinjaman online (pinjol) ilegal sepanjang periode Januari hingga 31 Oktober 2025. Selain itu, Satgas PASTI juga menemukan dan memblokir 285 penawaran investasi ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.
Ribuan Pengaduan Masyarakat Terkait Entitas Ilegal
OJK mencatat telah menerima total 20.378 pengaduan dari masyarakat terkait entitas ilegal. Rinciannya adalah 16.343 pengaduan untuk pinjol ilegal dan 4.035 pengaduan untuk investasi ilegal. Langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya komprehensif OJK dalam melindungi masyarakat dari praktik keuangan ilegal.
Pemblokiran Nomor Penagih Pinjol Ilegal
Tidak hanya menindak entitasnya, OJK juga mengambil langkah konkret dengan memblokir akses para penagih. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Frederica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa Satgas PASTI telah mengajukan pemblokiran terhadap 2.422 nomor kontak pihak penagih (debt collector) pinjol ilegal kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
Artikel Terkait
Dua Bocah Berblangkon Deg-degan Saat Serahkan Bunga untuk Presiden Prabowo di Seoul
Rosan Roeslani: Efisiensi Energi BUMN Tak Ganggu Layanan, Justru Pacu Investasi EBT
LPS Mulai Verifikasi Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Pencabutan Izin OJK
KPK Perpanjang Penahanan Mantan Menag Yaqut 40 Hari