Peralihan Aset Kemenag ke Kemenhaj Sempat Seret, Menteri Irfan Yusuf Pastikan Progres Membaik untuk Haji 2026

- Kamis, 06 November 2025 | 09:10 WIB
Peralihan Aset Kemenag ke Kemenhaj Sempat Seret, Menteri Irfan Yusuf Pastikan Progres Membaik untuk Haji 2026
Proses Peralihan Aset dari Kemenag ke Kemenhaj Sempat Seret, Ini Respons Menteri Haji dan Umrah

Proses Peralihan Aset dari Kemenag ke Kemenhaj Sempat Seret, Ini Respons Menteri Haji dan Umrah

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa proses peralihan aset dari Kementerian Agama (Kemenag) ke kementeriannya sempat mengalami kendala dan berjalan seret. Aset-aset ini sangat diperlukan untuk mendukung persiapan pelaksanaan haji tahun 2026.

Irfan, yang akrab disapa Gus Irfan, menyatakan hal tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 5 November 2025. "Pemindahan aset dari Kemenag ke Kemenhaj memang pada awalnya agak seret," ujarnya.

Progres Peralihan Aset Mulai Membaik

Kendati sempat tersendat, Gus Irfan mengaku bahwa proses peralihan aset kini sudah menunjukkan progres yang positif. Proses ini turut dibantu oleh Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i. "Dan insya Allah sudah mulai kelihatan progresnya sudah bagus," terangnya.

Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada masalah signifikan yang menghambat. Tantangan utama adalah bagaimana mempercepat proses tersebut agar semua aset dapat segera dimanfaatkan untuk persiapan haji 2026. "Sebetulnya tidak ada kendala. Masalahnya hanya bagaimana mempercepat proses ini saja. Karena semua aset itu kita perlukan segera," kata Gus Irfan.

Dukungan Penuh dari Kementerian Agama

Sebelumnya, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i telah menegaskan komitmen Kemenag untuk mendukung penuh percepatan peralihan aset dan Sumber Daya Manusia (SDM) ke Kementerian Haji dan Umrah. Dukungan ini diberikan sepanjang semua proses dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kemenag sepenuhnya mendukung percepatan peralihan aset dan SDM Kemenag ke Kemenhaj selama semua aturannya jelas. Saya memastikan tidak akan ada kesulitan sekecil apapun dari Kementerian Agama dalam hal pemindahan aset atau pun personel," kata Wamenag seperti dikutip dari laman resmi Kemenag pada Minggu, 26 Oktober 2025.

Ia juga menambahkan bahwa inisiatif persiapan pemindahan aset lebih awal justru datang dari aparat Kementerian Agama sendiri. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kesuksesan persiapan dan pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2026.

Komentar