Sebagai bukti komitmen, Tari Kolosal 1000 Topeng telah resmi dimasukkan ke dalam 110 Kalender Event Wisata Sumenep 2026. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Sumenep untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya.
Dengan menjadikan Tari 1000 Topeng sebagai event tahunan, pemerintah berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ke Sumenep, sekaligus memberi ruang berkembang bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif lokal. "Kami ingin budaya Sumenep tidak hanya lestari, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," tambah Fauzi.
Pagelaran Tari Kolosal 1000 Topeng menampilkan seribu penari dari berbagai kecamatan di Sumenep. Para penari mengenakan topeng dengan beragam warna dan karakter, diiringi alunan musik tradisional dan tata cahaya yang memukau.
Ke depan, Pemkab Sumenep berencana mengemas acara ikonik ini dengan konsep yang lebih terbuka dan interaktif. Tujuannya agar Tari Kolosal 1000 Topeng dapat menjadi ikon baru pariwisata Madura Timur dan memperkuat citra Sumenep sebagai Kota Budaya di Jawa Timur.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran, Ruas Tol Semarang Kembali Diberlakukan One Way Lokal
Korban Tewas Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 30 Persen
1.528 SPPG Disuspensi, Tren Penutupan Turun Usai Peningkatan Kepatuhan SLHS
Prabowo dan Menteri Bahas Percepatan Program Sampah Jadi Energi