Komitmen Jatim Capai Net Zero Emission 2060 Melalui Rehabilitasi Mangrove
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat komitmen mencapai Net Zero Emission 2060 melalui program rehabilitasi dan konservasi mangrove. Langkah nyata diwujudkan dalam Festival Mangrove VIII di Pantai Martajasah, Bangkalan, yang dihadiri Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan musisi Kaka Slank.
Gerakan "Ayo Nandur" Mangrove untuk Masa Depan Hijau Jatim
Dalam kegiatan bertajuk 'Ayo Nandur', Gubernur Khofifah melakukan penanaman mangrove bersama TNI AL, Kementerian LHK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah. Gubernur juga menggunakan scooter listrik sebagai simbol transisi menuju gaya hidup rendah emisi.
"Ketangguhan ekologis adalah bagian dari ketangguhan daerah. Dari ekosistem yang lestari, lahir masyarakat tangguh dan ekonomi berkeadilan. Melalui gerakan 'Ayo Nandur', kita menanam harapan untuk masa depan hijau Jawa Timur," tegas Khofifah.
Strategi Rehabilitasi Mangrove Kunci Turunkan Emisi Karbon
Rehabilitasi mangrove menjadi strategi kunci dalam menurunkan emisi karbon di Jawa Timur. Program Mangrove Lestari Pemprov Jatim menjaga keseimbangan antara manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.
"Ekologi yang tangguh akan menopang ekonomi yang tumbuh. Mangrove bukan hanya penahan abrasi, tetapi juga sumber ekonomi baru bagi masyarakat," ujar Khofifah.
Jawa Timur Pemilik Kawasan Mangrove Terluas di Pulau Jawa
Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2024 Kementerian LHK, Jawa Timur memiliki kawasan mangrove seluas 30.839,3 hektare, mencakup 48,38 persen dari total luasan mangrove di Pulau Jawa. Sejak 2021, luasannya meningkat 3.618 hektare berkat program rehabilitasi berkelanjutan.
Tahun 2024, Pemprov Jatim menargetkan rehabilitasi 85,1 hektare kawasan mangrove dengan potensi serapan karbon mencapai 3.435 ton CO₂ ekuivalen.
Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Kepala Dinas Kehutanan Jatim Jumadi menyebut keberhasilan ini berkat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. "Kolaborasi ini menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan kawasan mangrove terluas di Pulau Jawa dan pionir dalam rehabilitasi ekosistem pesisir," katanya.
Festival Mangrove VIII diisi dengan berbagai kegiatan lingkungan, termasuk penanaman mangrove, pelepasliaran burung air, tebar benih kepiting, edukasi lingkungan, dan pameran produk hilirisasi mangrove.
Kaka Slank yang turut hadir mengapresiasi kepemimpinan Khofifah dalam menggerakkan masyarakat menjaga alam. "Kalau kepala daerahnya sepeduli Bu Khofifah, saya yakin cita-cita Jatim Lestari pasti tercapai. Menanam mangrove itu investasi surga," ujarnya.
Artikel Terkait
KEK MNC Lido City Perbaiki Fasilitas Delapan Masjid Jelang Ramadan
KPK Tetapkan 6 Tersangka, Termasuk Pejabat Eselon DJBC, dalam Kasus Suap Impor
Menkes Koordinasi dengan BPJS dan Kemensos Atasi Nonaktifnya Peserta PBI Cuci Darah
Presiden Prabowo Perintahkan Reformasi Pasar Modal untuk Pulihkan Kepercayaan Investor