Hyundai Siap Dukung Pengembangan Mobil Nasional Listrik Indonesia
Hyundai Motor Corporation disebut siap memberikan dukungan penuh untuk pengembangan mobil nasional Indonesia yang berbasis listrik atau Electric Vehicle (EV). Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Dalam pernyataannya, Airlangga mengungkapkan bahwa Hyundai siap dengan modal tertentu untuk merealisasikan proyek ini. "Mereka siap dengan modal tertentu dan itu perlu pembahasan lebih detail. Tentunya, kendaraan ini memiliki desain dan basisnya sendiri, namun basis yang dibahas adalah berbasis EV," ucap Airlangga, dikutip dari Antara.
Meski demikian, informasi detail mengenai wacana kerja sama pengembangan mobil listrik nasional ini masih terbatas. Pemerintah disebut masih melakukan kajian lebih lanjut untuk merancang skema kerja sama yang tepat dengan raksasa otomotif asal Korea Selatan tersebut.
Mobil Nasional Masuk Proyek Strategis Nasional (PSN)
Isu mengenai mobil nasional kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya dalam Sidang Kabinet Paripurna akhir Oktober lalu. Dalam pidato tersebut, mobil nasional bahkan direncanakan untuk dimasukkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Presiden Prabowo juga telah meminta agar jajaran menterinya menggunakan mobil buatan dalam negeri, salah satunya adalah mobil 'Maung' yang diproduksi oleh PT Pindad.
Kesiapan Industri dan Usulan Status PSN
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang, menegaskan bahwa industri dalam negeri telah siap mendukung program ini. Ia menyatakan bahwa barang dan perusahaannya sudah siap, meski belum dapat diumumkan ke publik secara detail.
Agus juga telah mengusulkan penetapan status PSN untuk mobil nasional ini kepada Menteri PPN/Bappenas. "Minggu lalu saya sudah menandatangani surat kepada Bappenas. Ini usulan saya, bahwa Bappenas dapat menetapkan proyek mobil nasional. Ini merupakan garis kebijakan dari Bapak Presiden dan bisa dijadikan statusnya sebagai PSN," jelas Agus Gumiwang.
Dengan penetapan sebagai Proyek Strategis Nasional, diharapkan seluruh proses persiapan hingga implementasi pengembangan mobil listrik nasional dapat berjalan lebih cepat dan efisien, sesuai dengan harapan Presiden.
Artikel Terkait
Menkes Koordinasi dengan BPJS dan Kemensos Atasi Nonaktifnya Peserta PBI Cuci Darah
Presiden Prabowo Perintahkan Reformasi Pasar Modal untuk Pulihkan Kepercayaan Investor
Pemerintah Fokuskan Pembangunan Infrastruktur untuk Dongkrak Ekonomi Kawasan Transmigrasi
OJK Catat Pembiayaan untuk MBG dan Kopdes Merah Putih Capai Rp149,62 Triliun