Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengumumkan bahwa penyaluran subsidi BBM dan listrik akan menggunakan teknologi face recognition. Sistem biometrik ini diterapkan untuk memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan mengurangi penyalahgunaan.
Pemerintah saat ini sedang melakukan uji coba dan pengumpulan data penerima subsidi melalui pengenalan wajah. Kolaborasi ini melibatkan Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Kementerian Sosial, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Kementerian Komunikasi dan Digital.
"Kami sedang bekerja sama dengan DEN. Kemensos, Kemenpan RB, dan Komdigi, sedang melakukan percobaan di Banyuwangi," ujar Agus Jabo Priyono di Jakarta, Senin (3/11/2025).
Teknologi face recognition tidak hanya akan digunakan untuk subsidi BBM dan listrik, tetapi juga akan diterapkan pada penyaluran bantuan sosial lainnya. Pemerintah berencana menggunakan sistem biometrik ini untuk bantuan pangan dan subsidi upah.
Artikel Terkait
Pemerintah Pertimbangkan Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel Secara Terukur
Jasad Pria yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Terkubur di Lahan Kosong Cikeas
Arus Balik Lebaran 2026: Kedatangan Penumpang di Stasiun Jakarta Capai 52.471 Orang
OJK Prediksi Dua hingga Tiga Bank Naik Kelas ke KBMI 4 pada 2026