KPK Lakukan OTT di Riau, Gubernur Abdul Wahid Tak Bisa Dihubungi
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Riau pada Senin sore. Situasi politik di Riau pun memanas menyusul aksi penindakan lembaga antirasuah tersebut.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan kegiatan OTT KPK di wilayah Riau. "Benar, ada kegiatan tangkap tangan yang KPK lakukan di wilayah Provinsi Riau," ujar Budi Prasetyo kepada media.
Budi menjelaskan bahwa tim penindakan KPK masih berada di lapangan dan proses pemeriksaan awal terhadap sejumlah pihak tengah berlangsung. Beberapa pihak yang diamankan merupakan penyelenggara negara, meskipun identitas mereka belum diumumkan secara resmi.
Nomor Telepon Gubernur Riau Abdul Wahid Tidak Aktif
Di tengah perkembangan OTT KPK di Riau, nomor telepon Gubernur Riau Abdul Wahid dilaporkan tidak aktif saat dicoba untuk dihubungi. Upaya konfirmasi kepada orang nomor satu di Riau itu dilakukan tak lama setelah beredar kabar adanya kegiatan OTT di lingkungan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau di Pekanbaru.
Panggilan telepon ke nomor pribadi gubernur tidak tersambung, menambah suasana mencekam di provinsi penghasil minyak tersebut.
Lokasi OTT KPK di Kantor Dinas PUPR-PKPP Riau
Menurut sejumlah sumber, kegiatan penindakan KPK dilakukan di kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Riau di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Sumber internal menyebut ada indikasi keterkaitan OTT KPK ini dengan proyek infrastruktur berskala besar di Riau, meskipun KPK belum memberikan konfirmasi resmi mengenai konstruksi perkara tersebut.
KPK Belum Beberkan Konstruksi Perkara
Budi Prasetyo menyatakan KPK belum membeberkan secara rinci konstruksi perkara, termasuk sektor yang menjadi fokus penyelidikan. "Terkait dengan perkaranya, di bidang apa, kemudian konstruksinya seperti apa, itu nanti kami akan jelaskan. Saat ini tim masih terus bergerak di lapangan," tambah Budi.
Para pihak yang diamankan dalam OTT KPK di Riau belum dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Tim penyidik masih melakukan serangkaian pemeriksaan awal di lapangan sebelum seluruhnya diterbangkan ke Jakarta pada Selasa.
Artikel Terkait
Indonesia di Pot Terendah Undian Piala Asia 2027, Berpeluang Kembali Hadapi Jepang dan Irak
Pelatih Timnas U-17 Instruksikan Pemain Tak Berpuas Diri Usai Kalahkan China, Fokus Hadapi Qatar
Mahfud MD: Polri Harus Tinggalkan Budaya Militeristik Menuju Polisi Sipil yang Humanis
Polisi Buka Posko DVI di RSUD Lubuklinggau untuk Identifikasi 16 Korban Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Musi Rawas Utara