Chery Investasi Rp 5,2 Triliun di Indonesia, Jadikan Basis Ekspor Global
PT Chery Sales Indonesia (CSI) mengonfirmasi komitmen investasi jangka panjang di Indonesia dengan nilai kumulatif mencapai lebih dari Rp 5,2 triliun hingga tahun 2030. Country Vice President Chery, Budi Darmawan, menegaskan keseriusan perusahaan dalam menggarap pasar otomotif Indonesia, yang juga akan dijadikan sebagai basis ekspor untuk negara-negara lain.
Rencana Investasi dan Pengembangan Fasilitas Produksi
Investasi Chery di Indonesia telah dimulai sejak 2024 dan akan direalisasikan secara bertahap. Rencana ini mencakup pengembangan fasilitas produksi, baik melalui kemitraan strategis maupun pembangunan pabrik mandiri di kemudian hari. Saat ini, Chery menggandeng PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk kegiatan perakitan.
Budi Darmawan menjelaskan bahwa kerja sama ini akan berkembang dengan pembuatan jalur produksi baru khusus untuk Chery dan perluasan kapasitas produksi. Investasi signifikan ini menjadi bukti nyata komitmen Chery untuk memiliki kapasitas produksi sendiri di Indonesia.
Dukungan Pemerintah dan Fokus Kendaraan Listrik
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut positif komitmen investasi ini. Pemerintah menyatakan bahwa komitmen Chery sejalan dengan upaya memperkuat industri otomotif nasional, khususnya pada pengembangan kendaraan rendah emisi dan berbasis listrik (electric vehicle).
Prestasi dan Strategi Pasar Chery di Indonesia
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan kendaraan listrik Battery Electric Vehicle (BEV) Chery di Indonesia menunjukkan tren positif yang signifikan. Pada periode Januari-Agustus 2025, Chery berhasil menguasai 10,22% pasar kendaraan listrik roda empat dan menempati posisi ke-4 sebagai merek BEV terbesar di Indonesia.
Untuk pasar ekspor, Chery telah memulai langkahnya dengan mengekspor model Omoda 5 ke Vietnam. Ke depan, perusahaan menargetkan perluasan negara tujuan ekspor, termasuk pasar potensial seperti Australia untuk model-model setir kanan.
Masa Depan Chery dan Sub-Brand di Indonesia
Budi juga membuka peluang bahwa fasilitas produksi mandiri di masa depan tidak hanya akan memproduksi mobil Chery, tetapi juga model-model dari sub-brand grupnya seperti Omoda, Jaecoo, dan Lepas yang rencananya akan hadir di Indonesia. Hal ini semakin mempertegas posisi strategis Indonesia dalam peta bisnis global Chery.
Artikel Terkait
Transjabodetabek Siapkan 20 Bus Rute Baru Blok M-Bandara Soetta
Shayne Pattynama Jadi Orang Pertama yang Konfirmasi Kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija
Mitsubishi Luncurkan Edisi Khusus 55 Tahun di Indonesia, Destinator dan Xforce Jadi Andalan
Pemerintah Fokuskan Transmigrasi pada Peningkatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur