Balita 4 Tahun di Madura Ditemukan Tewas Mengapung di Kubangan Air Tembakau

- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:46 WIB
Balita 4 Tahun di Madura Ditemukan Tewas Mengapung di Kubangan Air Tembakau

Seorang balita berusia 4 tahun berinisial F ditemukan tewas setelah tenggelam di kubangan air di sebuah ladang tembakau di Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut keterangan pihak kepolisian, korban diduga tercebur ke kubangan air yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman tembakau. Kubangan tersebut berukuran sekitar 1,5 meter x 2 meter dengan kedalaman sekitar 1 meter.

Kejadian bermula saat orang tua korban, Halli (48) dan Nayirah (45), sedang merawat tanaman tembakau di ladang yang berjarak sekitar 100 meter dari kubangan. Mereka tengah menyiram dan membersihkan ulat-ulat dari daun tembakau.

Singkat cerita, kakak korban yang berinisial U (15) datang menghampiri orang tuanya dan memberitahu bahwa adiknya berada di kolam penampungan air. Mendengar itu, kedua orang tua langsung bergegas menuju lokasi.

Sesampainya di kubangan, mereka mendapati F sudah mengapung di dalam air. Korban segera dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

"Kemungkinan besar korban telah berada di dalam kubangan selama beberapa waktu sebelum ditemukan karena berdasarkan kondisi tubuh korban yang sudah dalam keadaan mengapung saat ditemukan," ujar Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan visum dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Polsek Karang Penang telah mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan tenaga kesehatan, melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), serta mendokumentasikan lokasi kejadian. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan yang diketahui oleh kepala desa setempat.

"Untuk sementara kejadian tersebut merupakan musibah," tutup Eko.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags