Ibu Tewas, Balita Luka Parah Usai Motor Disenggol Truk Saat Menyalip di Sampang

- Kamis, 30 Juli 2026 | 04:30 WIB
Ibu Tewas, Balita Luka Parah Usai Motor Disenggol Truk Saat Menyalip di Sampang

Seorang perempuan berinisial S tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya disenggol truk ekspedisi saat hendak menyalip di Jalan Raya Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Balita berusia satu tahun yang diboncengnya mengalami luka parah dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Korban sempat dievakuasi warga dalam kondisi tidak sadarkan diri bersama balitanya ke puskesmas terdekat. Namun nyawa perempuan tersebut tidak tertolong. "Putranya yang masih balita umur 1 tahun karena terluka parah dirujuk ke rumah sakit daerah Kabupaten Sampang," ujar Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, Rabu (29/7/2026).

Kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor dari arah Ketapang menuju Kota Sampang. Di lokasi kejadian, korban yang membawa balita berusaha mendahului truk ekspedisi yang melaju di depannya. Ketika hendak menyalip, bodi truk ekspedisi diduga menyenggol sepeda motor korban hingga oleng dan terjatuh ke sisi kanan jalan.

Dari arah berlawanan, melaju truk pengangkut drum dari arah Kota Sampang menuju Ketapang. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat korban tidak memiliki ruang untuk menghindar dan akhirnya tertabrak truk tersebut. Benturan keras menyebabkan korban tewas setelah sempat dilarikan ke puskesmas. Sementara balita yang dibonceng dirujuk ke rumah sakit di Kabupaten Sampang untuk menjalani perawatan intensif akibat luka parah.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Sampang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat. Ketiga kendaraan sepeda motor korban, truk ekspedisi, dan truk pengangkut drum beserta kedua pengemudinya dibawa ke Kantor Unit Laka Lantas Polres Sampang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags