Kompetisi Internasional King Abdulaziz untuk Hafalan, Tilawah, dan Tafsir Al-Quran tahun ini mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya dalam 46 edisi penyelenggaraannya, perempuan turut berpartisipasi sebagai peserta. Momen ini menjadi tonggak penting bagi ajang yang selama ini didominasi peserta laki-laki.
Para pemenang akan diumumkan dalam acara penghargaan yang digelar di Makkah pada Rabu (18/9) malam waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Acara puncak ini berlangsung di bawah naungan Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman, dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Wilayah Makkah, Pangeran Saud bin Mishaal bin Abdulaziz, yang mewakili Raja Salman untuk memberikan penghargaan kepada para pemenang laki-laki di kompleks Masjidil Haram.
Sementara itu, Putri Fahda bint Falah Al Hithlain, istri Raja Salman, akan memberikan penghargaan kepada para pemenang perempuan secara terpisah di Hilton Convention Hotel, Makkah. Kehadiran putri raja dalam sesi khusus ini menegaskan dukungan kerajaan terhadap partisipasi perempuan dalam ajang bergengsi ini.
Partisipasi Global
Babak final kompetisi telah berlangsung selama beberapa hari di Masjidil Haram. Sebanyak 334 peserta laki-laki dan perempuan dari 133 negara, termasuk Indonesia, berkompetisi di hadapan dewan juri khusus yang terdiri dari juri Arab Saudi dan internasional. Para juri juga akan menerima penghargaan atas dedikasi mereka.
Acara penutupan ini diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi. Sejumlah pangeran, menteri, duta besar, pimpinan delegasi negara peserta, serta pejabat pemerintah dijadwalkan hadir untuk menyaksikan momen bersejarah ini.
Lima Kategori dan Hadiah
Para pemenang akan dianugerahi penghargaan dalam lima kategori: hafalan seluruh Al-Quran disertai tilawah, tajwid, dan qira'at; hafalan seluruh Al-Quran disertai tilawah, tajwid, dan tafsir; hafalan 20 juz berturut-turut disertai tilawah dan tajwid; hafalan 15 juz berturut-turut disertai tilawah dan tajwid; serta hafalan 5 juz berturut-turut disertai tilawah dan tajwid.
Tahun ini, jumlah pemenang meningkat menjadi 50 orang, dengan lima pemenang laki-laki dan lima pemenang perempuan di setiap kategori. Peningkatan ini menunjukkan komitmen penyelenggara untuk memberikan apresiasi lebih luas kepada para penghafal Al-Quran.
Selain hadiah utama, semua peserta juga mendapatkan 5.000 riyal (lebih dari Rp 23 juta) sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Langkah ini diharapkan dapat mendorong para peserta untuk terus menjaga dan mempelajari Kitabullah, sekaligus memperkuat posisi kompetisi ini sebagai ajang Al-Quran paling bergengsi di tingkat internasional.
Artikel Terkait
Rekor 334 Peserta dari 133 Negara Ramaikan Musabaqah Internasional Raja Abdulaziz di Makkah
Pria Nganjuk Klaim Jalan Kaki ke Makkah, Lewati 11 Negara dalam 16 Bulan
Dialog Misionaris dan Dai Muslim: Perbedaan Terjemahan Al-Quran Tidak Mengubah Ajaran Pokok