Buaya Muara 3 Meter Dievakuasi dari Pantai Pasir Putih Lebak

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:13 WIB
Buaya Muara 3 Meter Dievakuasi dari Pantai Pasir Putih Lebak

Seekor buaya muara sepanjang tiga meter berhasil dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari kawasan wisata Pantai Pasir Putih, Desa Ciparahu, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (19/8) dini hari. Kehadiran reptil besar itu sempat mengejutkan warga dan wisatawan yang berada di lokasi.

Mursyid (33), seorang warga setempat, mengaku terkejut saat mengetahui kemunculan buaya tersebut. Selama ini, ia mengaku sering berkunjung ke pantai itu dan tidak pernah melihat atau mendengar adanya buaya di sana. "Kaget lah, oh ternyata di Pasput ada buaya. Soalnya saya sering main ke situ kan, bahkan punya teman yang buka warung di situ dan sering main ke situ, nggak pernah lihat, bahkan terdengar ada buaya di pantai," katanya.

Meski demikian, Mursyid menyadari bahwa lokasi Pantai Pasir Putih tidak jauh dari dua muara. Sebelumnya, ia sempat menganggap isu tentang keberadaan buaya di muara hanya sekadar kabar burung karena belum pernah melihatnya secara langsung. "Memang Pasput itu ada muara, di sebelah Baratnya itu Muara Cipager, kalau sebelah Timurnya Muara Cihara. Paling dekat ke Muara Cipager, jaraknya kurang dari 1 kilometer lah. Katanya di muara ada (buaya), denger-denger aja, tapi saya enggak tau karena belum pernah lihat juga," ungkapnya.

Komandan Regu (Danru) Damkar Pos Sektor 5 Bayah Kabupaten Lebak, Ade Supriyadi, menuturkan bahwa buaya muara itu pertama kali terlihat oleh seorang wisatawan yang sedang menginap. "Jadi awalnya ada wisatawan mau ke pantai, terus lihat ada seekor buaya berukuran besar berada di pantai, di atas karang dekat penginapan mereka," ucap Ade.

Karena ketakutan, wisatawan tersebut melapor ke pengelola wisata, yang kemudian meneruskan informasi ke Kepala Desa Ciparahu. Selanjutnya, petugas BPBD, Polsek Bayah, dan Damkar dihubungi untuk melakukan evakuasi. "Karena ketakutan, salah satu wisatawan lapor ke pengelola wisata dan dilanjutkan ke Kades Ciparahu dan langsung menghubungi petugas BPBD, Polsek Bayah dan Damkar," sambungnya.

Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Dengan bermodalkan tali tambang, petugas gabungan berusaha mengikat buaya yang terus berontak. Ade mengungkapkan, "Proses evakuasi berjalan menegangkan dengan alat berupa tali tambang. Evakuasi berjalan selama 1 jam karena buaya terus berontak. Tapi akhirnya buaya tersebut berhasil dievakuasi."

Buaya muara dengan bobot sekitar 180 kilogram tersebut saat ini diamankan sementara di Kantor Pos Damkar Sektor 5 Bayah. Rencananya, satwa liar itu akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Banten. "Diamankan sementara di kantor kami, nanti akan diserahkan ke BKSDA Banten," tandas Ade.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags