BMKG Catat Hampir 3.000 Gempa Susulan di Flores, Terbaru M5,1

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:25 WIB
BMKG Catat Hampir 3.000 Gempa Susulan di Flores, Terbaru M5,1

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 2.928 aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026. Dari ribuan aktivitas tersebut, gempa dengan magnitudo terbesar tercatat mencapai M6,2.

Wilayah Flores kembali diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu (19/8/2026) pukul 10.13.28 WIB. Hasil pemutakhiran analisis BMKG mencatat gempa tersebut memiliki M5,1 dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada di laut pada koordinat 8,30 derajat Lintang Selatan dan 121,56 derajat Bujur Timur, atau sekitar 50 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT. BMKG memastikan gempa M5,1 tersebut tidak berpotensi tsunami.

"Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 04.58.23 WIB," tulis BMKG dalam keterangannya, Rabu.

BMKG menjelaskan, gempa terbaru tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Palue, Sikka, serta Wewaria, Ende. Sementara intensitas III MMI dirasakan di Maukaro, Ende.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi maupun isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta memastikan informasi terkait gempa bumi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags