Media Sosial Lawas yang Paling Dirindukan Pengguna

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:24 WIB
Media Sosial Lawas yang Paling Dirindukan Pengguna

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan digital masyarakat. Namun, sejumlah platform yang pernah populer pada masanya kini mulai ditinggalkan, bahkan sebagian telah berhenti beroperasi. Meski demikian, kenangan dan kesan yang ditinggalkan membuat para mantan penggunanya merindukan kehadiran kembali platform-platform tersebut.

Beberapa pengguna mengaku masih menyimpan kerinduan mendalam terhadap media sosial lawas yang dulu sering mereka gunakan untuk mengisi waktu luang. Mulai dari Friendster yang sempat menjadi primadona, hingga Facebook yang kini mulai sepi peminat.

Kenangan Manis Bersama Friendster

Zahratul Hidayah (32) mengaku sangat merindukan euforia menggunakan Friendster. Menurutnya, platform tersebut pernah menjadi tempat berkumpulnya banyak orang untuk saling berinteraksi.

"Dulu tuh seru banget, hampir semua orang punya. Bisa lihat-lihat profil teman, kasih testimonial, terus sibuk sendiri ngurusin tampilan profil biar kelihatan keren," katanya.

Namun, popularitas Friendster perlahan meredup seiring munculnya berbagai media sosial baru dengan fitur yang lebih beragam. Jika suatu saat Friendster kembali beroperasi, Zahratul mengaku akan dengan senang hati menggunakannya untuk bernostalgia.

"Kalau tiba-tiba rame lagi, kayaknya bakal lucu juga lihat orang-orang balik sibuk bikin profil Friendster," tuturnya.

Facebook yang Mulai Ditinggalkan

Sementara itu, Suci Anggina (22) mengaku kangen dengan Facebook. Ia merindukan berbagai aktivitas yang dulu sering dilakukan di platform tersebut, seperti update status, mengunggah foto, melihat postingan teman, hingga bermain game bersama.

Menurut Suci, Facebook mulai ditinggalkan karena bermunculan media sosial baru yang lebih mengikuti tren anak muda. Hal ini membuat banyak pengguna, termasuk dirinya, perlahan beralih ke platform lain.

Meski demikian, Suci berharap Facebook bisa kembali ramai digunakan seperti dulu. Ia rindu dengan konsep Facebook yang lebih fokus pada interaksi dengan orang terdekat, bukan sekadar mengejar konten viral seperti sekarang.

Hal senada juga diungkapkan Dini Gusfika Basta (42). Ia menyebut Facebook sebagai salah satu media sosial yang paling dirindukannya. Menurutnya, Facebook tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga menawarkan kemudahan untuk kembali menyapa teman-teman lama maupun berkomunikasi dengan teman yang sempat kehilangan kontak.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags