IHSG Berpeluang Menguat Usai Libur 17 Agustus, Target 6.440-6.544

- Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Usai Libur 17 Agustus, Target 6.440-6.544

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Selasa (18/8/2026), setelah libur panjang perayaan HUT ke-81 RI. Penguatan ini sejalan dengan momentum positif yang terbentuk pada akhir pekan lalu, saat indeks ditutup naik 1,59 persen ke level 6.401 dengan volume pembelian yang mulai meningkat.

Meski demikian, secara mingguan IHSG masih terkoreksi tipis 0,12 persen dan tertahan di bawah rata-rata pergerakan 20 minggu (MA20). Kondisi ini menjadi perhatian pelaku pasar dalam menentukan arah langkah selanjutnya.

MNC Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, secara teknikal IHSG berada di persimpangan. Dalam skenario terbaik (hitam), posisi indeks saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv]. Artinya, IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440 hingga 6.544. Namun, dalam skenario terburuk (merah), IHSG telah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b).

"Best case (hitam), posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6.440-6.544. Worst case (merah), IHSG sudah menyelesaikan wave (a) pada pola diagonal dan rawan terkoreksi ke rentang 5.890-6.192 untuk membentuk wave (b)," tulis riset MNC Sekuritas.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi berada pada support 6.201 dan 6.029, dengan resistance di level 6.454 dan 6.599.

Saham Pilihan

Sejumlah saham menarik untuk dicermati, berdasarkan analisis teknikal MNC Sekuritas. Berikut rekomendasinya:

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) direkomendasikan buy on weakness. Saham ini menguat 4,14 persen ke harga Rp9.425 dengan volume pembelian yang muncul, dan pergerakannya masih berada di atas MA20. Posisi AADI saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C. Level buy on weakness di Rp9.225-Rp9.350, dengan target harga Rp9.575 dan Rp9.975, serta stoploss di bawah Rp9.150.

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mendapat rekomendasi trading buy. Saham ini naik 2,33 persen ke Rp3.070, juga dengan volume pembelian, dan penguatannya mampu berada di atas MA20. Posisi ANTM diperkirakan berada pada bagian dari wave [d] dari wave B pada pola triangle di label hitam. Trading buy di Rp2.810-Rp2.960, target harga Rp3.140 dan Rp3.190, stoploss di bawah Rp2.750.

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) juga direkomendasikan buy on weakness. Saham ini menguat 1,36 persen ke Rp1.495 dengan volume pembelian, namun pergerakannya belum mampu menembus MA20. Posisi PGAS saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [b] dari wave A. Level buy on weakness di Rp1.440-Rp1.465, target harga Rp1.555 dan Rp1.620, stoploss di bawah Rp1.425.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) direkomendasikan trading buy. Saham ini melonjak 7,93 persen ke Rp885 dengan volume pembelian. Posisi VKTR saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave 5 dari wave (A). Trading buy di Rp850-Rp880, target harga Rp935 dan Rp975, stoploss di bawah Rp835.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags