Prabowo Instruksikan Seluruh Sektor Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi El Nino

- Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Prabowo Instruksikan Seluruh Sektor Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi El Nino

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak El Nino dan musim kemarau. Instruksi itu disampaikan dalam rapat terbatas yang membahas kesiapan nasional menghadapi potensi bencana akibat fenomena iklim tersebut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan hal ini dalam Dialog Nasional bertajuk "Memperkuat Respons Lintas Sektor Dalam Menghadapi Dampak El Nino Kuat" pada Selasa (4/8/2026). Menurut Faisal, Presiden memberikan pengarahan yang utuh tentang kesiapan menghadapi kemarau dan El Nino beserta potensi bencananya.

"Bapak Presiden memberikan pengarahan yang utuh tentang kesiapan kita menghadapi kemarau dan El Nino serta potensi bencananya," kata Faisal.

Dalam arahannya, Prabowo meminta setiap sektor mengambil langkah antisipasi sesuai bidang masing-masing. Cakupannya meliputi sektor ekonomi, pertanian, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga penyediaan air bersih bagi masyarakat.

"Kemudian memberikan arahan ke semua sektor, dari sektor ekonomi, kemudian pertanian, persiapan untuk mengurangi kebakaran hutan dan lahan, hingga kemudian penyiapan pundi-pundi air apabila masyarakat sudah mengalami kekurangan air bersih dan juga berbagai sektor lainnya," ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. BMKG berperan menyediakan informasi cuaca dan iklim sebagai dasar pengambilan keputusan, sementara kementerian terkait menyiapkan langkah mitigasi di sektor masing-masing. Faisal menekankan bahwa koordinasi menjadi fondasi utama dalam menghadapi El Nino yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor, mulai dari pangan, sumber daya air, energi, kesehatan, hingga lingkungan.

"Jadi intinya fondasi dari ini semua adalah koordinasi dari semua pihak," tuturnya.

Faisal juga menegaskan bahwa berbagai langkah antisipasi sebenarnya telah dilakukan pemerintah sejak beberapa bulan sebelumnya. Rapat terbatas yang dipimpin Prabowo merupakan bagian dari penguatan koordinasi yang sudah berjalan.

"Persiapan kita bukan dimulai sejak ratas minggu lalu yang dipimpin oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Itu adalah kelanjutan dari koordinasi yang telah dilaksanakan sejak berbulan-bulan yang lalu," ucapnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags